Jerry Sumampouw
Jerry Sumampouw
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jerry Sumampouw memberikan catatan bahwa persoalan di DPR RI bukan hanya berada di kursi Ketuanya saja, melainkan juga berada di empat kursi wakilnya.

Bahkan ia memiliki pandangan seharusnya sosok wakil ketua DPR RI juga harus diberikan atensi untuk diganti lantaran sikap mereka terhadap upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejauh ini.

“Misal kita lihat dua pimpinan DPR sekarang ini sangat tidak sepakat dengan KPK, kita lihat ada Fahri Hamzah yang sangat kuat meminta KPK bubar, ada juga Fadli Zon yang apapun yang terjadi KPK harus bubar,” kata Jerry dalam sebuah diskusi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2018).

Sementara dua pimpinan DPR yang berasal dari fraksi Demokrat dianggap tidak memiliki sikap yang tegas terhadap kinerja KPK selama ini dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Semntara dua orang lain berada di garis tengah melihat bola, kalau bola ke kanan ya ke kanan kalau ke kiri ya ke kiri,” ujarnya.

Sementara jika pun tidak dilakukan perombakan pada kursi pimpinan DPR tersebut, Jerry pun menilai sosok Ketua DPR RI yang baru nanti harus mampu menjadi pemimpin yang kuat dan lebih vokal dibandingkan dengan para wakilnya itu, khususnya dalam mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Jadi ketua DPR harus berhadapan dengan dua kubu ini dan ketua DPR harus pro pada semangat pemberantasan korupsi,” tegas Jerry.

“Ketua DPR harus punya wibawa kuat sehingga dia mampu mengalahkan 4 orang ini, supaya dia akan menonjol walaupun 4 orang itu masih ada di sana,” imbuhya.

Pun demikian ia memberikan saran agar seluruh kursi pimpinan DPR dirombak secara total.

“Tapi kalau menurut saya semuanya rombak saja. Bukan hanya ketua DPR saja yang bermasalah tapi jangan-jangan para wakilnya itu (juga bermasalah),” kata Jerry.

“Ada dua orang itu yang keluar bicaranya mewakili DPR tapi selalu bertentangan dengan keinginan rakyat. Makanya lebih baik rombak saja lah, kocok ulang saja lah. Empat orang itu diganti saja,” tutupnya. (*)