Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Surat Terbuka Kepada Yth. Bapak Gubernur Bengkulu
Dr. H. Rohidin Mersyah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Teriring doa agar bapak Gubernur senantiasa diberikan kesehatan. Perkenalkan pak, saya Hendri Satrio salah seorang warga bapak yang saat ini sedang menimba ilmu di Ibukota. Sebagaimana kita ketahui saat ini bangsa kita sedang mendapatkan rentetan musibah. Satu diantaranya yang sangat menghebohkan kita baru-baru ini adalah wabah virus Covid-19 atau yang dikenal virus corona. Persebarannya semakin hari justru semakin meluas. Hingga 27 Maret 2020 ini, tercatat sudah ada 1.046 orang yang dinyatakan positif terinveksi virus corona, dengan korban yang meninggal sudah mencapai 78 orang. Tak terkecuali di Bengkulu, hingga saat ini sudah tercatat ada 24 Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta 3 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Bapak Gubernur, tentu kita semua berduka dengan adanya musibah ini dan berharap bisa segera teratasi secepatnya. Sehingga kita sudah tidak memiliki waktu lagi untuk berdebat dan saling menyalahkan. Namun dalam upaya menuntaskan kasus ini, tentu tidak cukup hanya dengan memberikan himbauan semata. Rakyat membutuhkan aksi nyata bersama untuk memutus mata rantai persebaran virus ini. Hingga saat ini pun sebetulnya belum jelas apa kebijakan Gubernur Bengkulu dalam menyikapi Covid-19 ini. Bapak mengatakan belum akan melakukan Lockdown, tapi disatu sisi juga tidak melakukan Rapid Test Corona baik secara massal maupun door to door. Kita jangan lengah dengan status zona hijau. Tentu kita bersyukur jika benar-benar belum ada yang positif corona di Bengkulu. Tapi bagaimana kalau seandainya yang terjadi sebenarnya ada, namun hanya belum terdeteksi saja. Toh, virus itu bisa datang lewat darat, laut dan udara.

Baru-baru ini saya memperhatikan akun Media Center Pemprov Bengkulu malah sibuk membalas usulan lockdown dengan peraturan pemerintah pusat. Saya kira cara itu selain tidak argumentatif juga tidak solutif. Tak perlu anda jelaskan, orang juga paham kalau itu kebijakan pusat, dan sudah ada UU yg mengatur. Yang menjadi pertanyaan adalah lalu apa kebijakan Pemprov jika tidak melakukan lockdown? Social distancing kah? Atau penyemprotan disinfektan? Lalu, seberapa efektif itu bisa menjamin persebaran covid-19 di Bengkulu jika orang dari luar bebas lalu lalang keluar masuk Bengkulu.

Lockdown adalah upaya untuk menutup sementara akses masuk dan keluar disuatu wilayah. Cara ini pernah diterapkan dibeberapa wilayah di dunia. Misalnya, partial atau local lockdown di Provinsi Hubei, China telah terbukti efektif menurunkan kasus 37% lebih rendah dibandingkan kota lain yang tidak menerapkan sistem ini. Simulasi model oleh Lai Shengjie dan Andrew Tatem dari University of Southampton, UK menunjukkan, jika sistem deteksi dini dan isolasi ini diberlakukan 1 minggu lebih awal, dapat mencegah 67% kasus, dan jika diimplentasikan 3 minggu lebih awal, dapat memotong 95% dari jumlah total yang terinfeksi.

Lockdown mungkin akan menggangu stabilitas ekonomi. Namun, rasanya disaat seperti ini, keselamatan warga Bengkulu jauh lebih penting daripada perihal ekonomi itu.Pemda harus cerdas menyiasati pengelolaan dan penggunaan anggaran. Jika diperlukan anggaran kunjungan kerja para anggota dewan misalnya, atau pengeluaran SKPD lainnya itu bisa dialihkan untuk mensubsidi kebutuhan pokok masyarakat selama lockdown. Atau pakai anggaran apalah dulu, saya kira banyak yang bisa dipangkas.

Covid-19 ini pandemi global. Jangan dianggap remeh. Wabah ini perihal yang luarbiasa, sehingga penangananya tidak boleh dengan kebijakan yang biasa saja. Pahit memang. Tapi kita tidak punya banyak waktu dan tidak punya banyak pilihan. Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan diatas saya mendukung gagasan Walikota Helmi Hasan untuk menerapkan kebijakan Lockdown. Saya berharap bapak juga demikian, tak perlu merasa gengsi. Apalagi mengaitkan ini dengan momentum pilkada. Lagi pula yang saya dengar pemerintah pusat justru sedang mempersiapkan Peraturan Pemerintah (PP) soal lockdown. Jadi tak ada salahnya kan kalau kita bergerak lebih awal.

Semoga Bengkulu yang kita cintai ini serta wilayah lainnya selalu dihindarkan dari wabah Corona. Dan semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kesabaran.

Salam hormat, Hendri Satrio

*Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Provinsi Bengkulu
*Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta

(SHB)