DKM Minta Jangan Timbulkan Perpecahan di Tempat Ibadah

DKM Minta Jangan Timbulkan Perpecahan di Tempat Ibadah

BERBAGI

Redaksikota – Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musholla Attabiin, Mampang, Jakarta Selatan, H Ade Supriyatna menyerukan kepada seluruh jamaah dan umat Islam untuk menjaga agar musholla dan masjid yang ada tidak disalahgunakan untuk menimbulkan kegaduhan dan kekacauan ummat.

Salah satu kegaduhan yang bisa dibawa ke masjid atau musholla adalah narasi politik yang mencoba menarik suara jamaah untuk memenangkan seseorang dalam kontestasi politik. Hal ini jelas rentan menimbulkan koflik katena perbedaan pandangan dan kepentingan politik masing-masing jamaah.

“Marilah kita jadikan tempat ibadah sebagai tempat yang paling aman, dan tidak boleh tempat ibadah justru menjadi tempat sumber munculnya keresahan dan pertikaian antar kita,” kata Haji Ade dalam kegiatan santunan kaum dhuafa di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (3/3/2018).

Ia juga mengingatkan kepada seluruh jamaah yang hadir untuk tetap menjaga ukhuwwah islamiyah dan ukhuwwah basyariyah atau hubungan sosial antar umat beragama.

“Janganlah perbedaan dan keyakinan paham keagamaan sampai memutus hubungan persaudaraan kita seagama, sebangsa, dan persaudaraan sesama umat manusia,” terangnya Ade.

Selain itu, Haji Ade juga sangat bersyukur dengan terlaksananya santunan tersebut. Ia berharap besar agar apa yang disumbangsihkan oleh para dermawan tersebut dapat bermanfaat bagi para penerimanya.

“Kami bersyukur dengan acara santunan ini dapat terlaksana atas partisiapsi dari para donatur. Mudah-mudahan, santunan tersebut bisa bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Haji Ade juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur dan para dermawan yang ikut menyisihkan sebagian rezekinya untuk dibagikan kepada saudara-saudara yang membutuhkan, seperti kaum dhuafa itu.

“Orang kaya yang bersyukur tidak melupakan Allah SWT dan selalu menjalankan perintah-Nya seperti memberi sebagian hartanya dengan sedekah atau santunan dan zakat. Itulah tanda bukti bersyukur pada Allah dan Allah akan menambah rejekinya. Karena itu saya berpesan kita harus bisa mengutamakan yang wajib dahulu, baru yang sunah,” tutupnya. (ibn)