Beranda Khazanah Tidak Sesui dengan Ajaran Islam, JAS Mudiriyah Surabaya Ajak Warga Untuk Tidak...

Tidak Sesui dengan Ajaran Islam, JAS Mudiriyah Surabaya Ajak Warga Untuk Tidak Ikut Merayakan Tahun Baru

WIB
229 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

SURABAYA, Redaksikota.com – Sariyah hisbah dan dakwah Jama’ah Ansharusy Syari’ah (JAS ) Mudiriyah Surabaya melakukan amar makruf nahi munkar, yang dikemas dalam bentuk dakwah on the street di Tugu Pahlawan, CFD  Taman Bungkul dan KBS surabaya, Minggu (30/12/2018)

Kegiatan dakwah itu, dilakukan dengan memberikan himbauan kepada warga  yang ada disekitar ketiga area dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Indahnya Pergantian Tahun Tanpa Maksiat (zina, mabuk – mabukan, narkoba) dan hura – hura (pesta petasan, kembang api, meniup terompet, konvoi, knalpot blong dan balap liar).

Tidak hanya itu, ormas yang fokus dakwah syiar Islam itu juga membagikan selebaran dengan Judul “Merayakan tahun baru bukanlah dari Islam”, yang intinya berisi himbauan kepada warga masyarakat muslim untuk tidak ikut larut, mengucapkan dan merayakan tahun baru yang bukan merupakan tahun baru Islam.

Sariyah Hisbah Jama’ah Ansharusy Syari’ah Mudiriyah Surabaya, Andi dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa dakwah jalanan itu banyak mendapatkan dukungan dari masyarakat, Satpol PP dan aparat kepolisian yang berada di lokasi kegiatan.

“Kegiatan amanar tahun baru ini rutin kami lakukan setiap tahun seperti juga dengan natal, valentine day dan menjelang bulan ramadhan. Kami juga mengingatkan supaya masyarakat yang beragama islam tidak ikut-ikutan larut dalam momen tahun baru yang di lakukan oleh orang-orang kafir” Jelas Andi.

Andi juga menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan JAS, sesui dengan sabda Rasulullah SAW “Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” HR Tarmidzi No. 2695.

Pihaknya juga menghimbau moment tahun baru hendaknya diisi dengan cara yang baik yaitu dzikir, tahlil, takhmid, takbir dan kegiatan lain yang lebih positif. (*)