Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Salah satu perwakilan dari Majelis Taklim di Setia Budi, Ustadzah Nurhayati mengimbau kepada seluruh umat Islam agar menghindarkan diri dari rasa permusuhan antar sesama umat Islam.

Apalagi permusuhan tersebut terjadi karena ada perbedaan pandangan politik.

“Saya menghimbau agar para jamaah menjauhkan diri dari sifat permusuhan meskipun ada perbedaan pilihan dalam Pilpres nanti,” kata Ustadzah Nurhayati dalam acara silaturahmi DKM Masjid dan Majelis Taklim se-Kecamatan Setiabudi dan Kecamatan Tebat di Masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2/2019).

Karena menurutnya, dalam Pemilu 2019 tentunya yang diharapkan adalah bagaimana Indonesia menjadi negara yanh adil dan makmur.

“Karena tujuan kita adalah adil dan makmur,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak juga menuturkan hal yang sama. Dimana ia menyerukan agar umat Islam tidak saling menghujat, mencaci, merendahkan dan menghina yang cenderung bertendensi melakukan upaya delegitimasi dan menurunkan elektabilitas lawan politik juga menggaung sampai ke dalam masjid.

“Diharapkan para jamaah bisa saling berbuat baik dengan sesama dan jangan saling menghina orang, karena bisa jadi yang dihina lebih baik daripara yang menghina,” tuturnya Kiyai Zakky.

Lebih lanjut, Kiyai Zaki juga menuturkan bahwa umat Islam tidak boleh menyakiti orang lain sekalipun telah disakiti. Justru ia mengajarkan agar umat yang tengah disakiti tidak perlu membalas dengan kesakitan melainkan dengan kebaikan 

“Jika ada yang membenci kita, jangan langsung dibenci, tapi balas dengan kebaikan,” tegasnya.

“Orang sufi apabila salah dan dimaki, dia tidak marah justru berdoa semoga Allah memaafkan dirinya, begitu pula sebaliknya,” ujar Kiyai Zaki. (ibn)