Beranda Khazanah GP Ansor dan Banser Jakarta Akan Bubarkan Kegiatan HTI Jika Nekat Digelar

GP Ansor dan Banser Jakarta Akan Bubarkan Kegiatan HTI Jika Nekat Digelar

"Akan meminta dan mendesak Kapolres untuk tidak memberikan izin untuk kegiatan tersebut, karena kegiatan tersebut telah mencederai nilai-nilai NKRI," tukasnya.

118 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Ketua GP Ansor Jakarta Selatan, Sulton Mu’minah memberikan komentar terkair dengan rencana kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang akan digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (23/4/2017).

Dalam kegiatan bertajuk “International Khilafah Forum 1438 H” dengan sub tema “Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat” tersebut, Sulton mengatakan jika pihaknya akan menemui Kapolres Jakarta Selatan untuk mengetahui informasi kegiatan tersebut terlebih dahulu.

“Kami GP Ansor Jakarta Selatan, besok bersama-sama perwakilan Ansor dan Banser akan mendatangi Mapolres Jaksel untuk meminta penjelasan terkait kegiatan tersebut,” kata Sulton kepada Redaksikota, Jumat (21/4/2017) malam.

Pun jika benar kegiatan tersebut benar akan digelar, ia mengatakan jika pihaknya akan meminta aparat kepolisian untuk melakukan pembubaran, sekaligus tidak memberikan izin terhadap kegiatan yang dianggap berlawanan dengan pilar Kebangsaan itu.

“Akan meminta dan mendesak Kapolres untuk tidak memberikan izin untuk kegiatan tersebut, karena kegiatan tersebut telah mencederai nilai-nilai NKRI,” tukasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PW GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Aziz. Dalam keterangannya pula, ia menegaskan jika GP Ansor DKI Jakarta menolak dan akan melakukan pembubaran paksa, jika kegiatan HTI tersebut nekat tetap dilaksanakan.

“Maka PW GP Ansor DKI Jakarta, akan menolak dengan tegas dan akan membubarkan acara tersebut, apabila aparat kepolisian tidak membatalkan acara tersebut,” kata Abdul Aziz dalam keterangannya hari ini.

Alasan yang dikemukakan Aziz mengapa pihaknya sangat menolak kegiatan HTI tersebut dengan alasan yang dikemukakan oleh Sulton, yakni mereka menilai jika faham yang diterapkan oleh Hizbut Tahrir sangat bertolak belakang dengan faham empat Pilar Kebangsaan.

“Bagi kami, HTI tidak boleh ada di bumi Indonesia. Karena (faham mereka) tidak menerima Pancasila dan NKRI,” ujarnya.

Pun jika mereka tetap memaksakan kehendak untuk menggelar kegiatan itu, Aziz mengancam akan mengerahkan ribuan kadernya untuk membubarkan paksa kegiatan yang dianggap membahayakan Indonesia itu.

“Jika mereka (HTI) masih tetap melaksanakan kegiatan tersebut di wilayah DKI Jakarta, maka kami akan menurunkan ribuan personil Ansor dan Banser ke lokasi acara,” tegasnya.

Diketahui, beredar undangan kegiatan HTI dengan tema “International Khilafah Forum 1438 H”. Kegiatan yang rencananya akan digelar di gedung Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan tersebut akan berlangsung pada hari Minggu (23/4/2017) pada pukul 19.30 s/d 23.00 WIB.

Saat dikonfirmasi terkait dengan undangan kegiatan tersebut, Juru Bicara DPP HTI, Ismail Yusanto masih enggan memberikan penjelasannya. (mib)