Beranda Khazanah Eks Aktivis GPI Tegaskan Masjid Bukan Tempat Caci Maki

Eks Aktivis GPI Tegaskan Masjid Bukan Tempat Caci Maki

215 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Mantan aktivis Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) Ustadz Nur Chaniago menilai bahwa Masjid adalah tempat berbagai kegiatan umat Islam.

Bukan hanya sekedar tempat ibadah dan kajian saja, bahkan diskusi atau musyawarah terkait dengan politik juga diperbolehkan.

“Soal di masjid tidak boleh berpolitik, eh politik itu apa, politik itu Siyasah,” kata Ustadz Nur dalam diskusi keummatan di Masjid Al Fatta, Jl Menteng Raya 58, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

Hanya saja materi politik yang dibahas di dalam masjid tidak boleh memasukkan unsur fitnah dan pencemaran nama baik kepada siapapun khususnya ke lawan politiknya.

“Yang gak boleh di masjid itu menjelek-jelekkan orang lain, jangan fitnah dan bicara baik-baik, tidak boleh tuding menuding. Sampaikan saja fakta dan data, yang penting jangan fitnah dan menuding-nuding orang,” tegasnya.

Kemudian Ustadz Nur juga menyerukan agar seluruh umat Islam memakmurkan masjid dengan mengisi berbagai kegiatan di tempat ibadah itu.

“Masjid ini bukan hanya sekedar belajar ngaji saja, tapi juga tempat bersiyasah, berpolitik, bagaimana berekonomi yang baik dan benar, bagaimana bersosial yang baik. Masjid adalah tempatnya bermusyawarah dan pembenahan kaderisasi,” tegasnya.

“Jadi umat Islam harus di Masjid. Anda berkembang di masjid-masjid tempat Anda. Setelah di Masjid mau berpolitik atau apapun silahkan, tapi dalam koridor perintah Rasulullah adalah makmurkan masjid,” tutupnya. (ibn)