oleh

Tahun Baru Islam 1440 H Dimeriahkan Ribuan Warga, Kades Ciherang Pondok: “Ini Merupakan Momen Silaturahmi Dalam Mempererat”

Redaksikota.com, Bogor – Tahun Baru Islam merupakan salah satu hari penting bagi Umat Islam yang diperingati sebagai perayaan kedatangan tahun baru dari penanggalan Islam. Di Indonesia, Tahun Baru Islam dikenal dengan nama Muharram.

Bertempat di Jalan Raya H.E Sukma Kilometer 17. Pemerintah Desa (Pemdes) Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor Jawa Barat tengah melakukan kegiatan Tahun Baru Islam 1440H.

Kegiatan dimeriahkan melalui pawai obor dengan diikuti oleh ribuan warga dari berbagai elemen. Adapun puncak kegiatan tersebut adalah salah satu Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan berlangsung di halaman kantor Desa Ciherang Pondok Jumat, (21/9/2018).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun baru Islam diisi dengan beragam kegiatan diantaranya, santunan anak yatim, tablig Akbar serta kegiatan keagamaan lainnya. Namun tahun ini kegiatan jauh lebih meriah karena diisi dengan arak-arakan dong-dang.

“Alhamdulillah, sejak beberapa tahun terakhir dan ini merupakan tahun ke lima kami masih bisa menyelenggarakan kegiatan ini bersama seluruh lapisan masyarakat. Tentunya ini menjadi kebahagiaan kami dan seluruh warga,” Terang Kepala Desa (Kades) Ciherang Pondok, H. Aldi Wiharsa.

Menurut Aldi, antusias warga dalam menyambut dan mengikuti kegiatan ini semakin meningkat. Hal itu terjadi dikarenakan jumlah peserta yang semakin bertambah setiap tahunnya. Dan jelas terbukti kegiatan pawai obor pada tahun ini diikuti tak kurang dari 3000 warga desa setempat.

“Selain kegiatan rutin, ini merupakan wadah untuk merekatkan jalinan silaturahmi antar warga. Dan ini merupakan bukti bahwa kami (pemdes) dan seluruh warga begitu sinergi,” Ujarnya.

Senada, Ketua TP PKK Desa Ciherang Pondok, Novi Wiharsa menambahkan, berbagai rangkaian kegiatan bisa terlaksana berkat dukungan dari semua unsur.

“Ini bukan acara kami saja, tapi ini merupakan acara tahunan milik semua warga Ciherang Pondok. Dan semua ini bisa terlaksana karena dukungan dari semua lapisan masyarakat, luar biasa, terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu terselenggaranya kegiatan ini,” Ucap Novi, Kepada Redaksikota.com.

Novi pun berharap, peringatan tahun baru islam sekaligus mengisi momentum hari Asyura atau hari lebarannya anak yatim (Idul Yatama) 10 Muharam seluruh warga dapat lebih mempererat ukhuwah islamiyah, serta lebih memuliakan anak yatim.

Lebih jauh, dirinya mengaku terharu melihat semangat ribuan warga yang begitu antusias mengikuti pawai obor meski harus berjalan kaki dengan radius sekitar dua kilometer.

“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa kembali berbagi dengan mereka (yatim) dengan jumlah yang terus bertambah setiap tahunnya. Untuk tahun ini ada lebih dari 400 yatim di desa ini yang mendapatkan santunan. Semoga saja tahun berikutnya, kegiatan ini semakin berkah dan semoga Allah senantiasa meridhoi niatan kami,” Pintanya.

(SJE/IRN)

Komentar

Jangan Lewatkan