Beranda Khazanah Yenny Wahid Ceritakan Betapa Terkagum-kagumnya Negara Lain pada Persatuan Indonesia

Yenny Wahid Ceritakan Betapa Terkagum-kagumnya Negara Lain pada Persatuan Indonesia

"Saya sering berdialog dengan negara-negara Timur Tengah. Mereka heran mengapa Indonesia yang memiliki banyak suku, etnis tapi kok rukun. Padahal di negara-negara kami di Timur Tengah negaranya banyak, sukunya sama arab, bahasanya satu bahasa arab, tapi berantem terus, banyak konfliknya," kata Yenny Wahid.

172 views
Yenny Wahid
Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid. [foto : Redaksikota]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Direktur Wahid Foundation (WF) Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman atau yang karib disapa Yenny Wahid mengatakan sepanjang dirinya kenal dan berdialog dengan negara-negara dunia, dirinya sering mendengarkan rasa kagum yang diungkapkan oleh negara-negara tersebut kepada Indonesia.

Betapa tidak, banyaknya keberagaman baik suku, ras, bahasa dan sebagainya yang dimiliki Indonesia ternyata tidak membuat bangsa yang memiliki ideologi Pancasila tersebut tidak terpecah belah.

“Saya sering berdialog dengan negara-negara Timur Tengah. Mereka heran mengapa Indonesia yang memiliki banyak suku, etnis tapi kok rukun. Padahal di negara-negara kami di Timur Tengah negaranya banyak, sukunya sama arab, bahasanya satu bahasa arab, tapi berantem terus, banyak konfliknya. Indonesia hebat kok bisa guyub bisa rukun. Kata dubes Timur Tengah itu,” kata Yenny Wahid di tengah-tengah Konsolidasi Nasional Tingkat Pemerintah Desa/Kelurahan dalam Rangka Inisiasi Desa/Kelurahan Damai di Hotel Sari Pan Pacific, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2018).

Walaupun konflik tidak sering terjadi, Yenny Wahid menilai beberapa persoalan juga ditemukan terjadi di Indonesia, termasuk dalam ranah penyebaran paham radikalisme dan intoleran dari kelompok lain.

Untuk itulah, Wahid Foundation menciptakan Kampung Damai di beberapa daerah di Indonesia, sehingga seluruh stakeholder yang ada ikut terlibat khususnya tokoh dan masyarakat Kampung Damai dapat menyadari pentingnya peran aktif mereka menjaga kerukunan dan persatuan antar sesama.

“Output program ini adalah terciptanya deklarasi kampung damai, masyarakat merasa ikut bertanggung jawab menjaga kerukunan. Kalau suatu daerah terjadi konflik, jelas efeknya sehingga Indonesia ke depan bisa terjadi penerang dunia,” ujarnya.

Kampung Damai yang diciptakan Wahid Foundation dikatakan Yenny Wahid tidak bisa digerakkan oleh pihaknya saja. Melainkan diperlukannya peran aktif seluruh elemen termasuk pemerintah baik daerah hingga pusat.

“Tentunya untuk membangun kampung-kamlung damai butuh keterlibatan segala pihak. Bukan hanya kepada desanya saja tapi pemerintah-pemerintah daerah ikut membantu, apalagi banyak Kementerian yang sudah mendukung dan mereplikasi program ini,” terangnya. (*)