Beranda Hukum Maju Dalam Pemilihan Ketum DPP PERMAHI, M. Andrean Saefudin Siap Tarung Gagasan

Maju Dalam Pemilihan Ketum DPP PERMAHI, M. Andrean Saefudin Siap Tarung Gagasan

517 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota- Kongres Perhimpunan Mahasiswa Hukum (PERMAHI) ke-VIII akan digelar di Semarang pada 1-4 November 2018. Sejumlah figur kader dikabarkan bakal maju dalam kontestasi pemilihan pimpinan pusat PERMAHI.

M. Andrean Saefudin menyatakan siap untuk ikut dalam kontestasi tersebut. Mengusung tagline PERMAHI Progresif, aktivis muda yang saat ini menjabat sebagai Sekjend DPP PERMAHI tersebut mengaku optimis akan mendapatkan mayoritas dukungan dari peserta kongres untuk melanjutkan tampuk kepemimpinan tertinggi di PERMAHI.

“Kader-kader PERMAHI memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan organisasi secara berkelanjutan. Dalam mewujudkan tujuan itu tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Setidaknya ada dua proses yang harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan, yaitu proses kulturisasi dan strukturalisasi. Dan momentum kongres ini harus dimaknai sebagai bentuk perjuangan kader yang hadir atas kesadaran, kecintaan dan loyalitas terhadap PERMAHI, dan jika diberikan amanah Insya Allah saya siap,”tegas Andrean, Selasa (30/10/18).

Selain itu dia menyebutkan bahwa momentum kongres ini merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi, ajang regenerasi kepemimpinan dan merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan PERMAHI kedepan.

“Realitas kekinian Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia coba kami jadikan landasan untuk menyusun platform perjuangan dalam usaha mewujudkan perubahan yang lebih baik di tubuh PERMAHI dengan didasari niat suci, kebersamaan, komitmen, kerja keras dan saling percaya,” ujar pria yang aktif di berbagai Lembaga Bantuan Hukum ini.

Andre menyebutkan ada banyak tantangan yang akan dihadapi PERMAHI di masa mendatang. Terutama menyangkut masalah pola penegakan hukum di Indonesia yang seringkali terkesan lebih mengutamakan aspek kepastian hukum (rechtssicherheit) namun mengabaikan aspek keadilan (gerechtigkeit) dan kebermanfaatan hukum bagi masyarakat (zweckmassigheit).

“PERMAHI, sebagai wadah berhimpun bagi kader-kader profesi hukum, sepatutnya berperan aktif dalam mengkaji berbagai tantangan penegakan hukum yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini agar hukum tidak hanya tegak, namun juga adil dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas mantan pengurus DPC PERMAHI Tangerang ini.

Disinggung mengenai figur lain yang muncul, Andrean mengaku siap bersaing gagasan. Sebab menurutnya kondisi hari ini bukan hanya sebatas hitung-hitungan secara politis yang harus dikedepankan, tapi sudah waktunya seluruh kader PERMAHI menyatukan ide dan gagasan untuk membesarkan organisasi.

“Tentu saya berharap kongres ini jangan sampai menjadi ajang perebutan kekuasaan semata, tetapi lebih kepada momentum konsolidasi organisasi yang dapat menyerap setiap gagasan para kader sehingga mampu memberikan dampak yang posistif bagi kemajuan PERMAHI kedepan,”demikian Andre. (HS)