Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Nama anggota DPR, Eka Sastra, ikut terseret dalam pusaran kasus korupsi kasus dugaan suap terkait kerja sama penyewaan kapal antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi telah memanggil Politikus Partai Golkar itu guna diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Indung dari PT Inersia, yang telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan bosnya, Bowo Sidik Pangarso.

Beranjak dari hal tersebut, massa mengatasnamakan Nusantara Anti Korupsi (NATO) berencana menggelar aksi unjuk rasa, pada Selasa 28 Mei 2019, guna mendesak KPK meningkatkan status Eka Sastra, dari saksi menjadi tersangka apabila terbukti diduga kuat ikut terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami akan turun ke KPK mendesak agar KPK menaikan status Eka Sastra sebagai tersangka jika terlibat dalam kasus itu,” tegas Ketua NATO, Ahmad L di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Ahmad menekankan, NATO bakal terus melakukan aksi unjuk rasa secara kontinyu guna mendesak KPK menuntaskan kasus dugaan suap terkait kerja sama penyewaan kapal antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

“Kasus ini harus segera dituntaskan. Usut sampai akar-akarnya. Rakyat mendukung KPK untuk segera menangkap tersangka yang baru jika sudah terbukti,” tandasnya.