Febri Diansyah
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menyampaikan bahwa seluruh berkas penyidikan terhadap tersangka kasus penerimaan suap Bupati Nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan akhirnya dinyatakan lengkap.

Selain Zainudin Hasan, KPK juga merampungkan penyidikan dua tersangka lainnya yakni, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Agus Bhakti Nugroho (ABN); dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan Anjar Asmara (AA).

“Penyidik telah melakukan pelimpahanan barang bukti dan 3 tersangka dalam perkara TPK Suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2018, ke penuntutan (tahap 2),” kata Jubir Febri di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/11/2018).

Dengan adanya pelimpahan tersebut, kini tim jaksa KPK memiliki waktu selama 14 hari kedepan untuk menyusun surat dakwaan yang akan dibacakan di pengadilan. Adapun lokasi sidang atas adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu nantinya akan digelad di Pengadilan Negeri Lampung.

Selain kasus suap, berkas penyidikan kasus pencucian uang yang dilakukan Zainudin juga turut dilimpahkan ke Pengadilan.

“Terhadap tersangka ZH juga dilimpahkan perkara dugaan TPPU dengan nilai sekitar Rp67 Milyar,” tandas Febri.

Terkait kasus pencucian uang, Febri menjelaskan bahwa pihaknya telah menyita sejumlah aset milik adik Zulhas tersebut yang diduga merupakan hasil dari penerimaan suap maupun gratifikasi.

Adapun aset-aset yang disita KPK tersebut terdiri dari 7 kendaraan seperti Harley Davidson, mobil Toyota Vellfire, Mercedes B CLA 200 AMG, All New Pajero Sport Dakar, 2 unit New Xpander Ultimate, Mercedes B S400, dan satu unit Speed Boat Krakatau.

Kemudian, aset lain yang juga turut disita KPK juga terdapat 1 unit ruko, 22 bidang tanah, 1 unit vila dan saham yang berada di AIRAN Ltd.