Yudi Syamhudi Suyuti
Foto dari kiri : Ketum Garuda Emas Moch.Yunus Hamonangan Panjaitan, Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi Lieus Sungkarisma, Ketum KPN-GP 2019 Yudi Syamhudi Suyuti. [Redaksikota.com/Ibnoe]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Koordinator eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI), Yudi Syamhudi Suyuti mendesak agar Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Irjen Pol Idham Azis segera melakukan upaya penyelesaian kasus tragedi 21, 22 hingga 23 Mei 2019 di Sarinah saat aksi unjuk rasa di Bawaslu RI. Caranya adalah dengan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kami menekankan agar Kabareskrim dapat mendorong TGPF yang dibentuk Polri dapat bekerja secara profesional dan berani membongkar kasus tersebut dan menangkap pelaku utamanya. Kami yakin TGPF Polri mampu dan berani bertindak menegakkan kebenaran,” kata Yudi kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Surat yang dilayangkan kepada Kabareskrim Mabes Polri tersebut disampaikan Yudi sebagai tindaklanjut dari upayanya agar aparat penegak hukum dapat menyelesaikan kasus tersebut pasca dirinya juga bersurat kepada Presiden Joko Widodo serta Komnas HAM RI.

Bagi Yudi, kasus tersebut pasti akan dapat dituntaskan oleh aparat kepolisian sebagai institusi penegak hukum di Indonesia.

“Kami paham bahwa masalah ini tidak mudah, tapi tentu tidak terlalu sulit juga. Rakyat dan Negara harus diselamatkan dari berbagai macam bentuk tindakan kejahatan kemanusiaan,” ujarnya.

“Tentu JAKI mendukung penuh langkah TGPF Polri ini dan JAKI menjamin, dunia internasional juga mendukungnya. Sehingga kami yakin, Kabareskrim mampu mendorong kesuksesan TGPF Polri,” imbuh Yudi.

Yudi juga mengatakan bahwa JAKI pun sangat mendukung upaya khusus Kabareskrim untuk menegakkan supremasi keadilan yang didasari oleh prinsip-prinsip kemanusiaan dalam institusi Polri yang merupakan bagian Criminal Justice System (Sistem Peradilan Kriminal) dalam Pemerintahan.

“Dukungan ini juga sekaligus menyangkut kemajuan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia di masa depan,” terang Yudi. []