Ahmad Dhani Prasetyo
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Penyidik dari Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur telah memeriksa dua saksi ahli yang diajukan tersangka Ahmad Dhani dalam kasus pencemaram nama baik. Kedua saksi ahli yang telah diperiksa yakni ahli pidana dan ahli ITE.

Sebenarnya suami dari Wulan Jamela ini mengajukan tiga saksi ahli meliputi ITE, bahasa dan pidana. Namun, saksi ahli bahasa hingga saat ini belum hadir ke Polda Jatim. Begitu juga dengan saksi-saksi lain yang meringankan untuk Ahmad Dhani juga belum hadir.

“Saat ini masih berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan proses penyidikan yang berlaku untuk terduga Ahmad Dhani. Saksi ahli juga sudah diperiksa terkait hal tersebut,” terang Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Selasa (20/11/2018).

Menurut Yusep, Ahmad Dhani telah mengajukan tiga saksi ahli yakni pidana, ITE dan bahasa. Tetapi dua saksi ahli yang hadir meliputi ITE dan Pidana. Sementara saksi ahli bahasa belum hadir. Ahmad Dhani juga telah menyerahkan barang bukti berupa handphone (HP).

“Sekarang penyidik dalam proses pemberkasan, dan menunggu hasil lab terkait dengan penelitian alat bukti daripada yang kami sita. Ini dilakukan untuk mengetahui data terkait dengan peristiwa yang terjadi, salah satunya dari kepemilikan akun tersebut,” tegas Yusep.

Seperti diberitakan, Dhani Ahmad Prasetyo atau Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik oleh penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim pada Kamis 18 November 2018. Setelah penyidik mengantongi dua alat bukti, dan memeriksa sejumlah saksi termasuk ahli bahasa dan ahli pidana.

Politisi Gerindra ini dilaporkan Koalisi Bela NKRI dengan tuduhan ujaran kebencian karena menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata idiot pada Minggu 26 Agustus 2018.

(okz)