Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Seorang pria bernama Topan Pratama Siregar akhirnya bertemu langsung dengan korbannya yakni Grace Natalie yang merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pasalnya, Topan diketahui merupakan seorang pengguna internet yang menyebarkan foto panas yang dituding merupakan Grace Natalie. Dan melihat sikap Topan tersebut, PSI pun mengapresiasinya.

“Terhadap terlapor lainnya, kami sangat mengapresiasi bila atas dasar kesadaran sendiri tanpa tekanan pihak mana pun segera meminta maaf. Bila tidak ya kami sudah serahkan kasus ini kepada pihak berwenang silakan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dam kami siap ikuti mekanisme hukumnya,” ujar kuasa hukum PSI, Muannas Alaidid saat dikonfirmasi, Selasa (20/11/2018).

Sementara terkait dengan proses hukum yang berjalan terhadap para penyebar foto rekayasa tersebut termasuk terhadap Topan, Muannas menegaskan bahwa ada delik yang tidak bisa membuat proses hukum tersebut berhenti begitu saja.

“Soal adanya permintaan maaf dari salah satu terlapor, sepanjang delik aduan itu masih kewenangan kami Pasal 27 ayat 3 UU ITE, sah bila dicabut. Masalahnya laporan kami tidak hanya delik aduan tapi ada delik biasa, jadi tidak serta merta bisa dicabut karena keinginan korban (grace). Karena ada Pasal 28 ayat 2 ITE (ujaran kebencian) dan Pasal 4 UU Pornogarfi,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa pasca statemen Grace Natalie yang menyebutkan pihaknya menolak Perda yang bernuansa agama dalam sebuah pidatonya, sontak netizen ramai-ramai menghujat Ketua Umum Partai yang terkenal dengan kalangan milenialnya itu. Bahkan ada yang sampai terlalu berlebihan dengan mengunggah foto panas Grace Natalie hasil rekayasa gambar.