Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota.com – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan diri Komunitas Cinta Bangsa mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menuntaskan seluruh borok dari kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

Apalagi eks Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menjadi aktor pesakitan di meja hijau. Dan mereka meyakini banyak pihak yang terlibat dalam transaksi jahat tersebut.

“Adili segera pihak-pihak yang disebut dalam persidangan kasus Romy (Romahurmuziy -red), khusunya tokoh-tokoh PPP yang dari Jatim seperti Musyaffak Noer, Didik, Asep dan lain-lain,” kata koordinator aksi Komunitas Cinta Bangsa, Adin Nasirudin di depan gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).

Adin juga menilai bahwa nama Achmad Baidowi juga ada kaitannya dengan kasus yang menyeret Romy dalam kasus dagang jabatan di lingkaran Kementerian Agama itu.

Karena mereka menyebut bahwa saat Romy ditangkap di Hotel Bumi Surabaya pada 15 Maret 2019 lalu, pria yang karib disapa Awiek itu diduga ada di sana.

“Periksa dan adili penjabat negara atau anggota DPR RI fraksi PPP atasnama Achmad Baidowi karena diduga terlibat dalam kasus OTT Romy karena saat OTT Romy sedang bersama AB,” terangnya.

Upaya penegakan hukum dan penuntasan kasus jual beli jabatan tersebut telah mencoreng wajah partai berlambang Kakbah itu. Dan Adin berharap agar citra partai yang dibentuk para Ulama dapat dikembalikan nama baiknya.

“Kembalikan fitroh amanah dan marwah Partai Persatuan Pebangunan (PPP) sebagai partai yang berasaskan islam,” tegas Adin.

Terakhir, Adin juga berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus dugaan jual beli jabatan rektor di lingkaran kampus UIN di seluruh Indonesia.

“Memohon kepada KPK untuk mengusut tuntas jaringan dan operator jual beli jabatan di Kemenag dan jual beli jabatan Rektor di UIN / IAIN Se-Indonesia,” tutupnya.