Beranda Hukum Pengacara Rindria Nilai Ada yang Aneh Soal Pembatalan Sidang di PN Jaksel

Pengacara Rindria Nilai Ada yang Aneh Soal Pembatalan Sidang di PN Jaksel

332 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Sidang perdana kasus dugaan penggelapan aset dengan tergugat Rindria Sari Margaretha dengan pengugat Inggard Joshua seorang pengusaha dan caleg Gerindra batal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (11/3/2019). Rindria diduga melakukan penggelapan aset senila Rp12 miliar.

Sidang seharusnya sudah dimulai pada pukul 13.00 WIB. Namun hingga pukul 15.00 WIB, sidang tidak kunjung digelar sehingga menimbulkan keanehan seperti yang diungkapkan kuasa hukum Rindria yakni Dendy.

“Belum jadi, nggak dapet jadwal nggak tahu tuh”, ujar Dendy usai keluar ruang persidangan.

Saat ditanyakan kronologi pembatalan sidang, Dendy belum bisa mengungkapkannya.

“Belum bisa menentukan mulai, harusnya sidang hari ini, tapi jaksanya nggak ada, terdakwanya tidak dibawa. Kita nungguin padahal jadwal sidang ada. Kami sudah menunggu dari pagi tapi di jadwal nggak ada,” tuturnya.

“Kita tidak mau asumsi. Kami lihat di rutan (rumah tahanan) bahwa jadwal sidang itu hari ini. Kami tanya ke Panitera pengadilan jadwal sidang hari ini tapi jaksanya nggak hadir. Jaksanya bernama Supratman dari Kejagung ujar Dendy. “Kita tunggu jadwal sidang, kita tanya lagi jaksanya,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Rindria yakni Ridwan merasakan keanehan soal tidak gagal sidang hari ini.

“Aneh ya, tentu kecewa. Kita tunggu sidang selanjutnya. Selama saya berprofesi baru kali ini terjadi, agak aneh saja sudah ditetapin jadwal sidang tapi nggak bisa hadir. Ya mungkin belum siap mereka. Kita tunggu saja lah agenda selanjutnya,” cetusnya.

Terkait kronologis perkara Ridwan juga belum bisa mengungkapkannya. 

“Belum bisa cerita secara utuh nanti setelah sidang pertama baru bisa kita sampaikan. Berkas juga kita belum dikasih banyak alasan nggak jelas juga. Kita tunggu saja. Kita cek terus, kita pantau terus,” pungkasnya.

(rel)