Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA – Jaringan Aktivis Indonesia (JARAK Indonesia) melaporkan anggota DPR RI Andre Rosiade ke Bareskrim Mabes Polri, terkait penggerebekan PSK yang dilakukannya pada 26 Januari 2020 di Padang, Sumatera Barat.

Pelaporan tersebut dilakukan, karena menurut Anggota DPP Jarak Indonesia, Donny Manurung. Dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI, harus mengrdepankan etika. Salah satu etika yang penting adalah bertindak sesuai dengan aturan.

“Koridor nilai-nilai kemanusiaan, dan juga harus memberikan perlindungan terhadap hak-hak warga negara. Itu seharusnya menjadi pedoman dan pegangan ketika menjalani tugas sebagai wakil rakyat,” kata Donny di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Donny juga mengatakan, ada kemungkinan Andre juga bisa jadi tersangka tindak pidana prostitusi. Karena prostitusi dilakukan di suatu ruangan tertutup, maka pihak yang menyediakan tempat harus dimintakan pertanggungjawaban pidana. “Jadi, ada kemungkinan Andre Rosiadi juga bisa jadi tersangka tindak pidana prostitusi dalam hal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Donny menjelaskan, dalam teori hukumnya pembantuan yang dimaksudkan dalam Pasal 56 ayat 1 KUHP atau mendahului terjadinya kejahatan seperti pada pasal 56 ayat 2 KUHP, termasuk dalam terminologi Pembantuan aktif atau active medeplichtigheid.

“Maka itu adalah benar-benar terjadi suatu gerakan untuk melakukan suatu tindakan dan pembantuan terjadinya tindak pidana prostitusi,” kata Donny.

Dalam kasus ini, Donny melihat perbuatan Andre Rosiade adalah perbuatan yang aktif, dengan memesan kamar melalui ajudan dan menyuruh suruhannya untuk memesan perempuan melalui aplikasi. “Sehingga perbuatan tindak pidana prostitusi yang terjadi di kamar salah satu hotel tersebut, murni diinginkan oleh Andre Rosiade,” pungkasnya.