Beranda Hukum Dalami Aliran Dana Pengaturan Skor, Polisi Gandeng PPATK

Dalami Aliran Dana Pengaturan Skor, Polisi Gandeng PPATK

154 views
bola
ilustrasi
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Penyidik dari Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola akan berkordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendalami aliran dana dalam kasus pengaturan skor sepak bola di banyak pertandingan liga di Indonesia.

Koordinasi ini untuk menentukan lebih jauh atau mendapati barang bukti terkait dugaan tindak pidana suap, penggelapan dan pencucian uang dalam kasus pengaturan skor sepak bola itu.

“Kami koordinasi dengan PPATK untuk aliran dananya. Semuanya kami lakukan, kita tunggu saja,” kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono, yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/1/2018).

Seperti diketahui polisi dan Satgas Anti Mafia Bola sudah membekuk empat orang tersangka dalam kasus ini dan langsung menetapkannya tersangka. Keempat tersangka kini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Mereka adalah anggota Executive Committee (Exco) PSSI Johar Lin Eng, eks anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto dan anaknya bernama Anik Yuni Artika Sari, serta yang terakhir anggota nonaktif Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto atau Mbah Putih.

Menurut Argo, koordinasi dengan PPATK cukup penting karena nantinya PPATK akan diminta keterangannya sebagai saksi ahli di pengadilan.

“Jadi bisa kita lihat nantinya karena PPATK akan sebagai saksi ahli, dalam sidang di pengadilan nantinya,” kata Argo.

Keempat tersangka kata Argo akan dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, yang ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara.