PA212 Bakal “Ahokkan” Sukmawati Soekarnoputri

PA212 Bakal “Ahokkan” Sukmawati Soekarnoputri

BERBAGI

JAKARTA, Redaksikota – Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin menegaskan bahwa pihaknya akan mendatangi kantor Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan putri kandung Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri terkait dengan dugaan penistaan agama.

“Kami dari PA 212 insya Allah besok akan Ahokan atau laporkan Bu Sukmawati ini ke Mabes Polri dengan pasal 156a KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,” kata Habib Novel ketika dihubungi via pesan instan, Selasa (3/4/2018).

Ia menilai puisi yang dibacakan oleh Sukmawati dan viral di media sosial saat ini adalah wujud dari penistaan agama dan penghinaan terhadap Pancasila di sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Karna jelas telah menghina agama Islam dan juga pancasila yaitu sila ke 1,” ujarnya.

Ia berharap aparat kepolisian dapat memproses hukum putri Bapak Proklamator tersebut dengan baik dan adil. Jika sampai proses hukum diabaikan oleh aparat, ia menegaskan akan mengerahkan jutaan massa lagi seperti aksi-aksi bela Islam sebelumnya.

“Bisa saja (kami kerahkan ummat) kalau proses hukum tidak dijalankan,” tegasnya.

Imbauan untuk Sukmawati

Sementara sebagai Muballigh, Habib Novel menyarankan agar Sukmawati segera mengakui kesalahannya dan melakukan Taubat.

“Saya selaku DAI atau Mubaligh tetap berkewajiban untuk menyampaikan dakwah kepada siapa saja termasuk Bu Suk ini agar Bu Sukmawati segera bertobat dengan mengucap syahadat kembali dengan ikhlas dan menjalani Islam dengan benar atau kaffah,” tutur Habib Novel.

Selain itu, Habib Novel juga menyarankan agar Sukmawati menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh umat Islam agar amarah ummat tidak semakin meledak-ledak.

“Dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam dan tidak mengulanginya lagi walau nanti proses hukum harus tetap berjalan,” tutupnya.

Isi Puisi Sukmawati Soekarnoputri

Perlu diketahui, bahwa dalam sebuah pagelaran peragaan busana 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, di Jakarta Convention Center (JCC), pada hari Kamis (29/3/2018) lalu, Sukmawati membacakan puisi karya dirinya sendiri di atas panggung.

Dalam puisinya, ia menyinggung masalah syariat Islam, busana cadar dan suara adzan yang kalah merdu dengan suara kidung.

Berikut isi dari puisi berjudul “Ibu Indonesia” karya Sukmawati Soekarnoputri:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah

Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.