Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota, Bogor – Jalan teluk pinang Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor yang menjadi jalur alternatif dari arah sukabumi menuju gadog puncak dan sekitarnya semakin hari semakin memprihatinkan.  Pasalnya, selain kondisinya yang parah juga banyaknya lubang menganga dan lebar-lebar sehingga membahayakan bagi para pengguna kendaraan yang melintas di jalur itu. Terlebih lagi, jika turun hujan jalanan tersebut bak seperti air sungai yang menyebabkan banyak pengendara khususnya roda dua jatuh bahkan terperosok ke lubang menganga dan dalam.

‎Kerusakan kondisi jalan tersebut sudah hampir setahun lamanya dan hingga saat ini tak kunjung diperbaiki juga. “Belum ada kepastian kapan jalan teluk pinang ini akan diperbaiki, padahal sudah sering terjadi kecelakaan di lokasi tersebut,” Kata Kepala UPT Binamarga Ciawi Eko Sulistio

Menurutnya, selama ini keluhan warga sudah sering didengar dan disuarakan kepada pihak terkait yakni Dinas PUPR. Akan tetapi, sepertinya warga harus terus bersabar‎ hingga proses lelang proyek yang mestinya sudah selesai malah mundur lagi.

“Bulan ini sebetulnya sudah harus dilakukan tahapan lelang, namun gagal lagi dikarenakan peserta lelang masih belum memenuhi persyaratan dan rencananya bulan agustus mendatang akan dilakukan lelang lagi,” Ujarnya.‎

Masalah lelang bukan kewenangan pihak UPT, dalam hal ini pihak UPT hanya menyampaikan informasi yang didapat dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor yang menaunginya. Mengingat seperti inilah tahapan dan proses yang harus dilalui dalam pengerjaan proyek yang dibiayai oleh pemerintah.

Terpisah, Kepala Desa Banjarwangi Eman Sulaiman meminta kepada Pemerintah Daerah agar jalan alternatif teluk pinang segera diperbaiki. Dimana, jika dibiarkan lebih lama lagi dengan kondisi sekarang ini‎ akan sangat membahayakan bagi para pengguna jalan.

“Ini kan jalan alternatif jadi sudah semestinya Pemerintah Daerah segera menyikapi permasalahan jalan ini dan segera memperbaikinya, jangan sampai setelah ada korban baru diperbaiki,” Keluhnya

Jika proses tender belum selesai, seharusnya pihak UPT sendiri yang membidangi bagian jalan bisa menyediakan dana perawatan. “Bukankah di UPT itu ada dana perawatan, apa salahnya jika memang ada digunakan dulu, itu kan lebih baik,” Imbuhnya. Editor: One’s
(Kontributor *Agus)‎