Beranda News Daerah Hasil Survei Indikator, Ara: Hanya Soal Ramah dan Ganteng Saja Ahok Kalah...

Hasil Survei Indikator, Ara: Hanya Soal Ramah dan Ganteng Saja Ahok Kalah dari Anies

"Kabar baiknya adalah ternyata pintar, tegas, dan tidak korupsi ternyata ahok unggul, tapi kalahnya hanya karena santun. Kalau ganteng ya sudahlah itu gak bisa diapa-apain, yang lain bisa lah kita usahakan," terang Ara.

199 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Salah satu tim pemenangan Ahok-Djatot, Maruarar Sirait mengatakan, jika trand paslon nomor urut 2 masih belum berhenti di masa tenang jelang pemungutan suara.

Namun demikian, ia juga mengingatkan agar Ahok maupun Djarot lebih hati-hati dalam bersikap, termasuk antisipasi bicara blunder yang justru membuat trand itu tak bergerak apalagi sampai terjun bebas.

“Kami yakin dengan trand ini, bahwa trand ini belum berhenti. Kalau belum berhenti artinya ya naik. Yang penting kita jaga, dan jangan blunder. Yang penting jangan ngomong, dari pada nanti blunder,” ujar pria yang karib disapa Ara di kantor Indikator, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/4/2017).

Lebih lanjut, Ara yakin jika Ahok-Djarot masih bisa memenangi pertarungan Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Dan hanya ada satu isu saja yang bisa membuat suara mereka tumbang, yakni isu SARA.

“Kabar baiknya adalah ternyata pintar, tegas, dan tidak korupsi ternyata ahok unggul, tapi kalahnya hanya karena santun. Kalau ganteng ya sudahlah itu gak bisa diapa-apain, yang lain bisa lah kita usahakan,” terang Ara usai mendengarkan rilis survei Indikator yang disampaikan Burhanuddin Muhatdi.

Namun demikian, ia tetap menganggap jika persoalan SARA tidak begitu signifikan saat ini, karena ia menilai masyarakat Jakarta sudah rasional dan tuntas dalam hal Kebhinnekaan.

“Warga Jakarta, kebhinnekan dan pluralismenya itu berhasil. Terbukti banyak yang tidak setuju dengan (kampanye) isu agama,” pungkasnya.

Diketahui, direktur eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi merilis hasil survei mereka yang dilakukan pada range waktu tanggal 12-14 April 2017.

Dalam survei peta elektoral Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua itu, Burhan menyampaikan nilai terhadap citra dua calon Gubernur DKI Jakarta tersebut, yakni Ahok dan Anies.

Di sana tercatat Ahok masih sangat unggul dari Anies, namun hanya ada dua faktor yang menempatkan Ahok di posisi terendah, yakni faktor ketampanan dan segi kesantunan saja.
Dan berikut adalah nilai persentasenya :

Citra Tokoh berdasarkan survei 12-14 April 2017 :
1. Pintar dan berwawasan luas :
– Ahok : 87%
– Anies : 84%

2. Perhatian pada rakyat :
– Ahok : 74%
– Anies : 64%

3. Jujur, bisa dipercaya dan bersih dari korupsi :
– Ahok : 65%
– Anies : 55%

4. Tegas berwibawa :
– Ahok : 85%
– Anies : 64%

5. Mampu memimpin DKI Jakarta :
– Ahok : 73%
– Anies : 56%

6. Ramah dan santun :
– Ahok : 49%
– Anies : 88%

7. Penampilan menarik dan ganteng :
– Ahok : 72%
– Anies : 80%

Sementara dari persoalan penggunaan isu SARA, Burhan mengatakan jika banyak masyarakat yang tidak setuju dengan kampanye yang digaungkan oleh pendukung Anies-Sandi, yakni dengan menyeret isu agama dalam pertarungan politik.

“Banyak yang tidak suka dengan strategi kampanye Anies-Sandi (dengan bawa isu agama),” kata Burhanuddin dalam konferensi pers yang digelar di kantornya.

Dan berikut adalah persentase hasil surveinya tersebut :
Isu SARA :
1. Setuju isu agama : 13%
2. Tidak setuju isu agama : 80%
3. Abstain : 6%