Beranda Headline Yusril Ihza Mahendra Jadi Lawyer TKN Jokowi-Maruf

Yusril Ihza Mahendra Jadi Lawyer TKN Jokowi-Maruf

WIB
99 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Yusril
Ketua Umum DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra. [foto : Redaksikota]

Redaksikota.com – Advokat kondang, Yusril Ihza Mahendra menyatakan keputusannya bahwa dirinya siap menjadi kuasa hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – KH Maruf Amin.

“Saya memutuskan untuk setuju dan menjadi lawyer-nya kedua beliau itu,” kata Yusril dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (5/11/2018).

Alasan dirinya bersedia dipinang tim kampanye Capres-Cawapres nomor urut 01 tersebut adalah berawal dari pertemuannya dengan Ketua TKN Indonesia Kerja, Erick Thohir. Yusril mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan pebisnis muda itu, Erick menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo kepada dirinya.

“Minggu yang lalu saya bertemu Pak Erick Thohir di Hotel Mulia, Jakarta. Pak Erick adalah ketua timsesnya Pak Jokowi. Pak Erick menyampaikan salam Pak Jokowi kepada saya dan saya menyampaikan salam saya kepada Pak Jokowi melalui Pak Erick Thohir,” kisahnya.

Kemudian pertemuan keduanya itu membukan pembicaraan adanya upaya peminangan TKN Indonesia Kerja. Yusril mengatakan Erick Thohir menawarkannya secara langsung menjadi pengacara.

“Kami bincang-bincang dan Pak Erick menanyakan kepastian apakah saya bersedia menjadi lawyer-nya Pak Jokowi – Pak Kiyai Maruf Amin, dalam kedudukan beliau sebagai Capres-Cawapres,” lanjutnya.

Ternyata dikatakan Yusril, perbincangan mengenai penawaran menjadi kuasa hukum TKN Indonesia Kerja tersebut sudah lama dibahas, namun dalam pertemuan tersebut barulah dirinya dan Erick Thohir mencapai titik kesepakatan.

“Pak Erick mengatakan bahwa jadi lawyer Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf ini prodeo alias gratis tanpa bayaran apa-apa. Saya bilang saya setuju saja,” ucapnya.

Salah satu tujuan penting dari Yusril mengapa dirinya menerima pinangan Erick Thohir menjadi kuasa hukum TKN Indonesia Kerja adalah, agar agenda Pilpres 2019 nanti dapat melahirkan proses politik yang jujur dan adil.

“Dengan menerima ini, mudah-mudahan saya saya bisa menyumbangkan sesuatu agar pilpres dan pemilu serentak kali ini berjalan fair, jujur, dan adil, dan semua pihak menaati aturan-aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pun menjadi kuasa hukum tanpa dibayar, Yusril menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjaga profesionalisme sebagai lawyer.

“Saya menerima menjadi lawyer-nya Pak Jokowi-Pak Ma’ruf sebagai lawyer profesional,” tegasnya.

(red)