t
Beranda Headline Gelar “Amirulkazzab” untuk Presiden Jokowi dari Raja Salman HOAX!

    Gelar “Amirulkazzab” untuk Presiden Jokowi dari Raja Salman HOAX!

    WIB
    1.709 views
    | Estimasi Baca: 2 minutes
    Hosting Unlimited Indonesia
    Hosting Unlimited Indonesia

    Redaksikota – Beredar luas di kalangan netizen yang menyebutkan jika Raja Arab Saudi, King Salman bin Abdul Aziz Al Saud yang memberikann gelar “Amirulkazzab” kepada Presiden Joko Widodo saat bertandang ke Indonesia menuai banyak kontroversi.

    Apalagi media yang digunakan adalah sebuah tayangan berita yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi MetroTV.

    Sayangnya, foto tentang pemberian gelar “Amirulkazzab” tersebut sudah kepalang disebarluaskan di sosial media sehingga menjadi viral. Salah satunya adalah pemilik akun @umnia77 dengana nama Twitter Kireina Shafwa.

    Dalam akunnya itu, ia mengunggah sebuha gambar screenshot dari pemilik akun Facebook bernama “Nyak Munzir” yang menyebarkan tentang foto siaran MetroTV tersebut sekaligus mencoba menerjemahkan makna Kazzab.

    Lalu apa yang sebenarnya terjadi, apakah benar foto itu real atau hoax semata?

    Coba kita telaah dari segi visualnya yakni pada objek textline yang tertera pada gambar di bawah ini :

    1. Tidak Konsistensinya Penyebutan Arab dan Saudi.
    Jika kita melihat dalam sub judul bahwa tidak ada konsistensinya antara penyebutan Arab dengan Saudi. Yakni jika di sub tertulis “Gelar Kehormatan Dari Arab”, kemudian pada judul utama disebut “Kerajaan Saudi Berikan Gelar Amirulkazzab Kepada Periden”.

    2. Typo
    Ada kesalahan penulisan dalam judul utama yakni “Periden” yang seharusnya “Presiden”.

    Amirulkazzab
    Komparasi gambar hoax vs asli tentang gelar “Amirulkazzab”. [grafis : Redaksikota.com]
    3. Beda Template Textline
    Dalam tayangan template textline yang umum dipakai Metrotv, sub judul selalu menggunakan block warna putih, bukan warna merah, pun demikian juga sejajar dengan block sampingnya yakni spot terengan “Live”.

    4. Perbedaan Judul Peristiwa
    Pada tayangan jam dan menit yang sama, ada perbedaan yang mencolok antara visualisasi yang asli dengan yang palsu, yakni perbedaan judul maupun sub judul. Jika dalam tayangan alsi, judulnya adalah “Raja Salman Temui Para Ulama”, dan yang gambar diduga palsu bertuliskan “Kerajaan Saudi Berikan Gelar Amirulkazzab Kepada Periden”. Ini juga ditunjukkan dengan posisi dan teks pada running text yang ada di bawahnya.

    5. Foto
    Dari segi background fotonya saja, peristiwa yang tergambar memang pertemuan antara Raja Salman bin Abdul Aziz al Saud bersama Presiden Joko Widodo dengan para ulama Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Dan jelas bukan sebuah peristiwa pemberian gelar yang dilakukan Raja Salman kepada Presiden Jokowi.

    Selain dari segi visualisasi, dari segi lain juga sangat mencolok fitnahannya. Yakni seseorang akan memberikan penghargaan kepada orang lain yang menjadi tamunya, bukan justru tuan rumah yang dikunjunginya.

    Bintang Adipurna King Salman
    Pemberian gelar Bintang Adipurna untuk King Salman oleh Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo.

    Itu pula yang dilakukan oleh Presiden Jokowi yang memberikan gelar bintang Adipurna kepada Raja Salman di Indonesia, (2/3/2017). Adapun Presiden Jokowi sendiri juga mendapat tanda kehormatan dari Raja Salman saat berkunjung ke Arab Saudi pada 12 September 2015 silam. Artinya, tuan rumah yang memberi tanda penghormatan kepada sang tamu. Bukan sebalinya, apalagi dengan gelar yang negatif.

    Lantas apakah benar informasi pemberian gelar “Amirulkazzab” dari Raja Salman kepada Presiden Jokowi tersebut adalah benar? Jelas informasi itu adalah salah dan foto yang tersebar di sosial media itu adalah gambar hasil rekayasa grafis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Sekilas lihatlah cuplikan video asli MetroTV yang akhirnya dipelintir oleh orang yang tak bertanggung jawab ?

     

    Masihkan anda budayakan sebar berita HOAX hari ini ?