Beranda Headline I Ketut Guna Artha Nasehati Arief Poyuono Soal Kasus Andi Arief

I Ketut Guna Artha Nasehati Arief Poyuono Soal Kasus Andi Arief

262 views
I Ketut Guna Artha
Ketua DPP Banteng Indonesia, I Ketut Guna Artha. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Ketua Umum DPP Barisan Penegak Trisakti Bela Bangsa (Banteng Indonesia), I Ketut Guna Artha menyayangkan pernyataan Waketum Gerindra Arief Poyuono yang menyalahkan pemerintah Presiden Joko Widodo atas tertangkapnya Wasekjen Demokrat Andi Arief karena terseret kasus narkoba.

Guna Artha menilai justru kinerja aparatur negara untuk memberantas narkoba sudah sangat baik dan perlu didukung karena narkoba adalah musuh generasi bangsa Indonesia.

“Sebagai organisasi yang mendukung upaya pemerintah dalam memerangi narkoba, saya justru mengapresiasi kerja-kerja Badan Narkotika Nasional (BNN). Karena narkoba merupakan salah satu penghancur masa depan bangsa,” I Ketut Guna Artha dalam siaran persnya hari ini yang diterima Redaksikota, Senin (4/3/2019).

Ia menilai bahwa pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Indonesia harus lebih masif lagi. Bahkan ia lebih mendukung cara pemberantasan narkoba ala Duterte.

“Jangankan seorang Andi Arief yang suka menyebar hoax, siapapun yang terjerat masalah narkoba sudah pantas mendapatkan penindakan hukum yang tegas. Saya bahkan lebih menginginkan cara pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba ala presiden Duterte di Philipina. Masih beruntung di Indonesia penegakan hukumnya sangat manusiawi,” ujarnya.

Maka dari itu, I Ketut Guna Artha meminta agar Arief Poyuono tak sembarangan berbicara dan menuduh orang lain bersalah di atas kesalahan orang lain.

“Jadi saran saya janganlah para politisi asal bunyi dan menambah kegaduhan dengan tuduhan bahwa pemerintahan Jokowi tidak serius memberantas narkoba,” tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa Waketum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono berseloroh bahwa penyalahgunaan narkoba oleh Andi Arief adalah bagian dari kegagalan Joko Widodo dalam memimpin Indonesia.

“Andi Arief cuma jadi korban kegagalan pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Peredaran narkoba sendiri bukannya makin menurun malah makin banyak di era Joko Widodo dan makin mengancam generasi Indonesia,” ucap Arief Poyuono hari ini.

Poyuono juga berharap penangkapan Andi Arief tidak dikaitkan dengan pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Seperti diketahui, Demokrat merupakan pengusung pasangan nomor urut 02 itu.

“Tidak perlu dipolitisasi karena itu bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief yang merupakan korban dari ketergantungan narkoba,” sebutnya.