Beranda Life Style Traveling Mahasiswa Desak Kemenhub Cabut Ijin Operasi Lion Air

Mahasiswa Desak Kemenhub Cabut Ijin Operasi Lion Air

WIB
141 views
| Estimasi Baca: 1 menit
Fariz Al Husein
Koordinator aksi, Fariz Al Husein di depan Kementerian Perhubungan. [istimewa]

JAKARTA, Redaksikota.com – Sejumlah Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Anak Bangsa Tolak Lion (GERBANG-TOL) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, mereka mendesak agar Lion Air bertanggungjawab secara penuh terhadap berbagai persoalan yang dialami oleh maskapai penerbangan tersebut. Mulai dari delay yang menjadi lagu lama hingga kasus kecelakaan yang menewaskan para penumpangnya itu.

“Berdasarkan data dan analisis kami, sudah 31 kali kecelakaan pesawat Lion Air sejak tahun 2002-2018 dan telah menelan ribuan korban dan ratusan nyawa manusia,” kata koordinator lapangan, Fariz Al Husein, Kamis (1/11/2018).

Oleh karena itu, ia mendesak agar maskapai penerbangan yang kini dipimpin oleh Rusdi Kirana tersebut dicabut ijin dan operasional.

“Mendesak kepada Kementerian Perhubungan RI agar menutup atau mencabut izin operasi penerbangan PT Lion Mentari Airlines baik dalam negeri maupun luar negeri,” tegasnya.

Kemudian ia juga mendesak kepada aparat kepolisian untuk segera memeriksa bos PT Lion Mentari Airlines tersebut terkait dengan masalah teknis operasional perusahaan maskapai penerbangan itu.

“Mendesak pihak Kepolisian agar menyelidiki dan memeriksa CEO PT Lion Mentari Airlines atas peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yang diketahui mengalami masalah teknis namun dipaksakan beroperasi,” tuturnya.

Terakhir, mereka juga mendesak kepada maskapai Lion Air tersebut untuk bertanggungjawab penuh terhadap para korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat JT-610 secara penuh baik materil maupun non-materil.

“Mendesak PT Lion Mentari Airlines agar dapat bertanggungjawab secara penuh kepada korban/pihak keluarga atas peristiwa maut tersebut,” tutupnya.

(rel)