Google dan Facebook Dipersilahkan Masuk China Lagi dengan Syarat

Google dan Facebook Dipersilahkan Masuk China Lagi dengan Syarat

BERBAGI

Redaksikota – Direktur Jenderal Biro Kerjasama Internasional di Administrasi Cyberspace China, Qi Xiaoxia memang sampai saat ini dua perusahaan raksasa internet yakni Google dan Facebook masih tidak bisa diakses di China. Namun jika keduanya ingin kembali berbisnis, ia pun mempersilahkan mereka masuk kembali dan menyapa warga China dengan produk-produk mereka.

“Itu pertanyaan mungkin di benak banyak orang, mengapa Google, mengapa Facebook belum bekerja dan beroperasi di China. Jika mereka ingin kembali, selamat datang,” kata Qi dalam sambutannya di acara Forum Tata Kelola Internet PBB di Jenewa dikutip dari Mashable, Selasa (19/12/2017).

Walaupun ia mempersilahkan Google dan Facebook masuk lagi ke China, Qi menegaskan bahwa keduanya harus bersedia mematuhi seluruh kebijakan dan regulasi yang ada di dalam negara Tirai Bambu itu.

“Syaratnya adalah mereka harus mematuhi peraturan dan hukum China, itulah intinya, dan juga mereka tidak akan membahayakan kepentingan keamanan nasional dan kepentingan konsumen nasional,” tegas Qi.

Diketahui, China adalah salah satu negara yang anti terhadap perkembangan teknologi barat, bahkan sejak tahun 2009 lalu Facebook dan Twitter didepak dari China sementara mereka menggantinya dengan layanan sosial media lokal yakni Sina Weibo dan Renren.

Sementara itu tahun 2010 juga menjadi masa sulit Google yang harus berhenti beroperasi di China. Dan sebagai penggantinya, mesin pencari lokal bernama Baidu pun menjadi alternatif utama bagi warga China untuk berselancar di dunia maya. (*)