Beranda Life Style Otomotif Gojek, Grab, dan Uber Sepakat Uji KIR, Tapi dengan Syarat…

Gojek, Grab, dan Uber Sepakat Uji KIR, Tapi dengan Syarat…

144 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Perusahaan penyedia layanan aplikasi taksi online di Indonesia akhirnya sepakat dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, yang mewajibkan mitra pengemudi layanan aplikasi melakukan uji KIR.

“Kami menyepakati rencana peraturan tanda uji berkala kendaraan bermotor (KIR) dengan pemberian plat berembos,” kata tiga perwakilan perusahaan layanan aplikasi transportasi online, Gojek, Grab, dan Uber dalam siaran persnya yang diterima Redaksikota, Jumat (17/3/2017).

Alasan kesepahaman ini disampaikan mereka, lantaran apa yang didorong pemerintah terhadap jasa aplikasi taksi online yang dikelola satu suara dengan semangat mereka, yakni memberikan pelayanan terbaik.

“Kami memandang peraturan tersebut merupakan salah atu upaya yang baik untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan berkendara, baik bagi para mitra-pengemudi maupun konsumen,” pungkasnya.

Hanya saja, ada syarat yang perlu mereka ajukan kepada pemerintah sebagai mitra kerja, diantaranya adalah mempermudah proses uji KIR bagi para mitra-pengemudi mereka.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas uji KIR yang dapat mengakomodir para mitra-pengemudi. Hal ini termasuk penyediaan antrean khusus bagi para mitra-pengemudi,” tukasnya.

Kesepemahaman ini pun juga disampaikan, bahwa mereka akan ikut aktif melakukan sosialisasi kepada para mitra-pengemudi mereka agar dapat mengikuti aturan yang ada, termasuk menjalani uji KIR tersebut.

“Kami berkoomitmen untuk mendukung pemerintah dengan memberikan informasi secara aktif, efektif, dan transparan kepada mitra pengemudi,” lanjutnya.

Bukan hanya melakukan sosialisasi saja, mereka bertiga juga akan ikut membantu mitra-pengemudi mereka dalam persoalan biaya uji KIR, sehingga biaya tersebut tidak akan menjadi beban berat para driver maupun pemerintah.

“Juga bekerjasama dengan mitra perusahaan / koperasi untuk membantu beban keuangan para mitra-pengemudi akan biaya uji KIR, sehingga hal ini tidak menjadi beban pemerintah,” tandasnya.

Lebih lanjut, mereka sangat berharap kesepakatan antara mereka dengan pemerintah bisa berjalan dengan baik, sehingga dapat memberikan layanan yang prima dan terbaik, termasuk juga kedisiplinan sesuai cita-cita pemerintah.

“Ini akan menjadi solusi yang jitu dan memudahkan para mitra pengemudi pengguna aplikasi mobilitas utnuk untuk menghadirkan layanan mereka secara maksimal, sekaligus menciptakan disiplin berkendara,” tukasnya. [mib]