t
Beranda Life Style Otomotif Tim Mobil Unesa Raih Juara 1 di Kontes Mobil Hemat Energi 2018

Tim Mobil Unesa Raih Juara 1 di Kontes Mobil Hemat Energi 2018

WIB
209 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

SURABAYA, Redaksikota.com – Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018 yang dilaksanakan di Universitas Negeri Padang (UNP) telah resmi ditutup. Event yang pertama kali digelar di luar Pulau Jawa tersebut mendapat apresiasi yang lebih oleh pihak penyelenggara.

Pasalnya KMHE 2018 ini telah muncul Mars KMHE yang diciptakan oleh Dosen yang bernama Ervan Lubis. “Alhamdulilah, semoga mars ini dipakai untuk KMHE seterusnya,” ujar Wakil Rektor III UNP, Prof. Ardipal.

Lanjut Prof. Ardipal, KMHE merupakan kontes berskala nasional yang memperlombakan kreasi dan inovasi mahasiswa di bidang otomotif. Dalam perlombaan ini dibagi menjadi dua kategori yakni Urban dan Prototype.

“Mobil dalam KMHE dibagi menjadi empat kelas berdasarkan motor penggeraknya yang digunakan diantaranya Motor Pembakaran Dalam (MPD) Gaso Line, MPD Etanol, MPD Diesel dan Motor Listrik,” tuturnya.

Masih dengan Prof. Ardipal, peserta yang mengikuti KMHE 2018 terdiri dari 71 tim dari 46 perguruan tinggi di Indonesia. Satu tim terdiri dari delapan anggota atau secara total keseluruhan terdapat 568 orang.

Selanjutnya, Demisioner Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Mesin Unesa, Rizky Kurniawan mengatakan, salah satu yang mengikuti ajang tersebut adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

“Tahun ini Unesa turun di dua kelas diantaranya Tim Garuda Unesa (Garnesa) di Urban Diesel dan Tim Bima Cakrawangsa di prototype electrical,” tegas Rizky saat ditemui di Surabaya. Kamis, (13/12/2018).

Dalam kompetisi yang berlangsung panitia memberi lima kali kesempatan race untuk setiap tim. Waktu maksimal 20 menit untuk tujuh kali putaran sesuai denga rule dan regulasi yang yang ditetapkan.

“Kondisi race dengan cuaca yang berubah-ubah membuat tim harus berputar otak agar tidak salah langkah jika tiba-tiba turun hujan, tutur Menteri Riset dan Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa Unesa periode 2016-2017.

Hal senada dengan Rizky, Pendamping Tim dari Unesa, Firman Yasautama, mengatakan kondisi cuaca dalam race berubah-ubah terkadang panas dan tiba-tiba turun hujan. Dan tidak hanya cuaca faktor teknis dan non teknis juga menjadi kendala timnya saat berlaga.

“Cuaca yang berubah-ubah dapat mengganggu performa tim saat race, kondisi ini dapat mempengaruhi permasalahan teknis dan non teknis, namun dengan kekompakkan dan kerja keras tentunya tidak dapat menghianati hasil,” ujar Firman.

Kekompakkan tim yang selalu digambarkan saat even berlangsung akhrinya membuahkan hasil. Tim Garnesa menorehkan tinta emas dengan meraih juara satu. Garnesa menyabet dua penghargaan langsung yakni kelas urban diesel dan FDR award best time. sedangkan Tim Bima Cakrawangsa urutan capaian best result diposisi ke enam.

“Capain terbaik ini merupakan penghargaan yang sangat luar bisa bagi tim. Pasalnya di tahun sebelumnya Unesa puasa gelar di ajang Kontes Mobil Hemat Energi, tutup Firman. (*)