Beranda Life Style Tekno Pengamat Intelijen Sebut Hoax Muncul di Broadcast Whatsapp

Pengamat Intelijen Sebut Hoax Muncul di Broadcast Whatsapp

401 views
whatsapp
logo aplikasi whatsapp. [NET]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA, Redaksikota.com – Pengamat intelijen, Nuruddin Lazuardi menengingatkan kepada masyarakat luar agar tidak termakan hoax apalagi sampai ikut menyebarkan berita dan informasi bohong itu.

Alasan yang paling mendasar disampaikan Nuruddin adalah dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh hoax tersebut sangat tinggi, yakni perpecahan.

“Perlu saya tegaskan bahwa ancaman hoax itu besar sekali. Targetnya apa, polarisasi perpecahan,” kata Nuruddin di tengah diskusi publik bertemakan “Zaman Now Jangan Sebar Hoaks” di UP2YU Resto & Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2018).

Sejauh ini menurut Nuruddin, bahwa hoax memiliki perkembangan media. Jika dahulu hoax menyebar dari mulut ke mulut, kemudian menyusul melalui media pesan singkat alias SMS, email dan hingga hari ini penyebarannya sudah semakin masif yakni media sosial.

Dikatakannya pula, bahwa hoax akan menyasar pada media yang paling dekat dan paling sering diakses oleh publik. Salah satu platform yang disebut Nuruddin adalah aplikasi Whatsapp.

“Hoax paling ngeri berada di peredaran broadcast whatsapp. First¬†impression. Dia akan mempengaruhi pola pikir kita. Impresi yang kita terima atau informasi awal itulah yang paling mempengaruhi pola pikir kita,” terangnya.

Kemudian, Nuruddin pun mengajak kepada seluruh pihak agar ikut berpartisipasi secara aktif melawan penyebaran hoax.

“Bagaimana menangkalnya apakah tugas pemerintah saja, jelas tidak, hoax ini musuh kita bersama, jangan ikut menyebarkan,” tegasnya.

(ibn)