Beranda Life Style Olahraga Projo Matangkan Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018

Projo Matangkan Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018

“Kami mengharapkan kegiatan ini bukan sekadar hiburan dan suasana riuh rendah menonton pesta sepak bola dunia. Lebih daripada itu kami ingin dengan momen ini bangsa Indonesia semakin cinta damai, memilih gyub daripada bertikai dan bersatu tanpa pandang suku, ras, agama dan afiliasi politik," tegasnya.

JAKARTA, Redaksikota.com – Dalam memeriahkan pertandingan sepak bola dunia 2018 ini, Projo mendapatkan kesempatan yang sangat baik untuk menghadirkan sajian nonton Piala Dunia 2018 di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Penanggungjawab Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018, Budi Arie Setiadi. Ia menyampaikan beberapa hal tentang kegiatan nonton bola Piala Dunia 2018.

Pertama, acara nobar tersebut bisa terlaksana atas dasar lisensi yang diberikan oleh PT Football Momentum Asia (FMA) melalui PT Pestabola Indonesia. Dimana PT FMA sendiri adalah pemegang lisensi FIFA untuk seluruh hak cipta Piala Dunia 2018 di wilayah Indonesia.

“Lisensi yang telah diterima oleh Panitia Nasional ini adalah pegangan legal kami untuk menyelenggarkan nonton bola Piala Dunia 2018 di seluruh pelosok tanah air,” kata Budi di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (12/5/2018).

Ia menyampaikan bahwa tidak ada kegiatan komersil yang dilakukan sepanjang penyelenggaraan Nonton Bareng Piala Dunia 2018 tersebut oleh Projo.

“Catatan yang penting saya sampaikan di sini ialah acara nonton bola yang diselenggarakan oleh Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018 ini akan bebas dari kepentingan komersil sebagaimana digariskan oleh lisensi yang kami terima ini,” ujarnya.

Kemudian Budi Arie yang juga Ketua Umun Projo tersebut mengatakan bahwa ada dorongan tersendiri mengapa pihaknya mau ambil bagian dari upaya menyajikan tontonan pertandingan sepak bola kelas dunia itu.

“Kedua, alasan utama kami yang berhimpun dalam kepanitiaan nasional ini menyelenggarakan kegiatan nonton bola Piala Dunia 2018 ialah karena kami menyadari bahwa olahraga sepak bola telah mendarah daging dalam kebudayaan masyarakat Indonesia,” ujarnya lagi.

Dia menegaskan, seluruh perhatian rakyat Indonesia pasti akan tersedot pada perhelatan internasional itu.

Dalam konteks tersebut, kata dia, sepak bola akan menjadi medium ampuh untuk menumbuhkan dan menjaga rasa persatuan nasional dilandasi oleh semangat kebersamaan di antara orang per orang warga bangsa Indonesia sebagai sesama insan pencinta sepak bola.

Ketiga, berlandaskan alasan itu pula panitia menyematkan kegiatan nonton bola Piala Dunia 2018 dengan tema “Indonesia Guyub, Damai dan Bersatu”.

“Kami mengharapkan kegiatan ini bukan sekadar hiburan dan suasana riuh rendah menonton pesta sepak bola dunia. Lebih daripada itu kami ingin dengan momen ini bangsa Indonesia semakin cinta damai, memilih gyub daripada bertikai dan bersatu tanpa pandang suku, ras, agama dan afiliasi politik,” tegasnya.

Rapat persiapan

Budi Arie mengatakan bahwa acara besar tersebut perlu persiapan yang sangat matang. Untuk itu, ia mengatakan dalam dua hari ini pihaknya akan melakukan rapat secara nasional agar agenda Nobar Piala Dunia 2018 dapat berjalan dengan baik di seluruh Indonesia.

“Untuk memadukan langkah segenap elemen yang tergabung dalam Panitia Nasional maupun dengan teman-teman penyelenggara nonton bola Piala Dunia 2018 di berbagai pelosok nusantara, mulai hari ini Sabtu 12 Mei hingga besok Minggu 13 Mei 2018 kami akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional atau Rakornas Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018. Tentang agenda Rakornas iniakan disampaikan oleh Saudara Panel Barus sebagai Ketua Panitia Nasional,” tutup Budi Arie.

Sementara Ketua Panitia Nasional Nonton Bola Panel Barus menambahkan, Rapat Koordinasi Nasional ini akan berisi tiga agenda penting.

Pertama ialah briefing teknis. Dalam briefing ini akan dibahas hal-hal teknis persiapan dan apa yang akan disiapkan panitia lokal terkait penyelenggaraan nonton bola Piala Dunia 2018.

“Panitia Nasional akan menyiapkan semacam ijin resmi atau lisensi penyelenggaraan nonton bola Piala Dunia 2018. Dengan catatan bahwa penyelenggaraan tersebut harus bersifat non komersil,” tambahnya.

Selanjutnya, sambung Panel, Panitia Nasional akan memfasilitasi terkait dekoder sebagai perangkat yang harus ada untuk menangkap siaran pertandingan sepak bola Piala Dunia 2018. Panitia Nasional akan memberikan kelengkapan informasi jadwal pertandingan dalam bentuk poster ditambah dengan soft copy desain yang bisa dicetak oleh Panitia Lokal untuk keperluan promosi di lokasi nonton bola.

Kedua, rakornas ini juga mengagendakan konsolidasi jaringan panitia lokal yang akan menyelenggarakan nonton bola Piala Dunia 2018 di berbagai pelosok nusantara. Agar setiap panitia lokal memiliki pemahaman dan persepsi yang sama tentang kegiatan ini.

Dan agenda ketiga, rakornas ini sekaligus launching atau peluncuran gerakan nonton bola Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di 30-an Provinsi termasuk Aceh dan Papua serta mencakup lebih dari 500 kota kabupaten.

“Peluncuran kegiatan ini akan kami lakukan besok di area Car Free Day dengan mengambil bentuk kegiatan nendang bola bareng mulai dari titik di depan Hotel Sahid Jaya hingga ke Bundaran Hotel Indonesia mulai jam 07.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB pagi,” pungkasnya.

Beberapa informasi lain terkait penyelenggaraan Rakornas ini akan disampaikan oleh Saudara Joanes Joko sebagai Sekretaris Umum Panitia Nasional.

Selanjutnya, Joanes Joko selaku Sekretaris Umum Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018 menambahkan, Rakornas ini bisa terselenggara atas gotong royong berbagai elemen yang sama-sama menggandrungi olahraga sepak bola serta mereka yang punya semangat yang sama dengan kami yaitu semangat untuk Indonesia yang guyub, damai dan bersatu.

“Teman-teman panitia lokal yang datang dari berbagai daerah di Indonesia juga datang dengan biaya sendiri,” tegas Joanes.

Menurutnya, hal ini menunjukkan segi kemandirian kegiatan nonton bola Piala Dunia 2018 ini. Kami berharap praktek gotong royong ini akan menular pula ke setiap titik penyelenggaraan nonton Piala Dunia 2018 di berbagai wilayah di Indonesia yang dikelola oleh panitia lokal yang hadir dalam Rakornas ini.

“Terakhir kami juga menghimbau kepada rekan-rekan media untuk sudi menggerakkan jaringannya di berbagai daerah agar kemeriahan nonton bola Piala Dunia 2018 semakin membahana di berbagai pelosok negeri ini,” tutupnya. (rel)