Beranda Life Style Kesehatan Dianggap Ikut Sebarkan Hoax Ratna Sarumpaet, Hanum Rais Diadukan ke PB PDGI

Dianggap Ikut Sebarkan Hoax Ratna Sarumpaet, Hanum Rais Diadukan ke PB PDGI

WIB
160 views
| Estimasi Baca: 2 minutes
Kicauan Hanum Rais yang klaim sudah periksa luka wajah Ratna Sarumpaet.

Redaksikota.com – Putri mantan Ketua MPR RI Amien Rais, Hanum Rais diadukan ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) terkait hoax yang telah menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka. Menurut mereka, Hanum dinilai telah ikut menyebarkan hoax penganiayaan Ratna.

“Hari ini kami laporkan Ibu Hanum Rais kepada PDGI, organisasi resmi menaungi kedokteran gigi Indonesia. Sudah diakui Bapak Ketua (PDGI), dokter Hananto Seno, bahwa ibu dokter Hanum Rais anggota cabang PDGI Kota Yogyakarta,” ujar Ketua Umum Syarikat 98 Hengky Irawan setelah mengadukan Hanum Rais di kantor PB PDGI, Jl Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (19/10/2018).

Syarikat 98 menilai Hanum mengatasnamakan profesinya sebagai dokter gigi terkait kabar penganiayaan Ratna yang belakangan diketahui merupakan cerita bohong. Syarikat 98 menilai Hanum melanggar kode etik atas pernyataan soal kabar penganiayaan Ratna.

“Hari ini konteksnya seorang dokter Hanum Rais yang menyatakan atas nama profesinya menjustifikasi kebenaran seakan-akan beliau sudah memeriksa sendiri. Meraba luka yang dialami Ratna Sarumpaet dan dia yakinkan ke publik melalui media sosialnya hingga viral bahwa luka itu akibat tendangan dan pukulan. Ternyata satu hari kemudian itu dianulir sendiri oleh korban (oleh Ratna),” imbuh Hengky.

Syarikat 98 meminta PB PDGI memberi sanksi kepada Hanum. Syarikat 98 membawa bukti berupa print out screenshot cuitan Hanum yang berbunyi:

#iamsarahza Sy jugadokter. Sy melihat meraba dan memeriksa luka Bu Ratna kemarin. Sy bisa membedakan mana gurat pasca operasi & pasca dihujani tendangan, pukulan. Hinalah mereka yang menganggap sbg berita bohonh. Krn mereka takut, kebohongan yg mereka harapkan sirna oleh kebenaran

PB PDGI berjanji menindaklanjuti laporan ini. PB PDGI akan mengambil langkah lewat sidang etika.

“Yang dilaporkan adalah pelanggaran etikanya. Tentunya akan diselesaikan secara etika, bukan secara hukum dan kita akan menyelesaikan secara sidang etika nantinya,” kata Ketua PB PDGI Hananto Seno kepada wartawan di lokasi yang sama.

Namun, tindak lanjut atas aduan ini akan dilakukan berjenjang. PB PDGI akan menyurati PDGI Yogyakarta hingga kemudian laporan dari Syarikat 98 ini diklarifikasi kepada Hanum.

“Namanya majelis pelanggaran etik dokter gigi. Nanti akan dihasilkan disidang, memanggil yang bersangkutan, apa betul yang bersangkutan ini. Akan dikonfrontir, diverifikasi, suatu yang diucapkan sama tidak,” sambung Hananto.