Beranda Life Style Kesehatan Longmarch Surabaya-Jakarta, Ade Kenzo Disambut Ratusan Buruh Gresik

Longmarch Surabaya-Jakarta, Ade Kenzo Disambut Ratusan Buruh Gresik

387 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Salah satu buruh bernama Ade Kenzo melakukan aksi longmarch ke Jakarta. Bahkan hari pertama longmarch relawan Jamkeswatch Surabaya – Jakarta tersebut berjalan lancar. Setelah dilepas di Tugu Pahlawan, Selasa (19/9/2017), peserta longmarch disambut meriah oleh ratusan buruh di Gresik.

Menariknya, pelepasan tidak hanya dilakukan oleh kalangan buruh. Tetapi juga elemen mahasiswa dan masyarakat kecil seperti korban gusuran dan tukang becak.

Hal lain yang menarik, 10 orang buruh dari Jawa Timur akan ikut melakukan longmarch hingga perbatasan Rembang, tepatnya di perbatasan Jawa Tengah. Nantinya, di Rembang, Ade akan disambut oleh buruh-buruh dari Jawa Tengah.

“Dukungan dari elemen masyarakat menjadi penyemangat bagi kami. Ternyata isu perbaikan jaminan kesehatan mendapat sambutan meriah dari masyarakat,” kata Arif, salah satu tim pendamping yang akan mengawal Ade Kenzo hingga Jakarta menggunakan mobil ambulance Jamkeswatch.

Semalam, tim longmarch menginap di kantor Konsulat Cabang FSPMI Gresik, dan pagi ini jam 08.00 wib kembali melanjutkan perjalanan.

Selama di Gresik, relawan Jamkeswatch juga menyelenggarakan diskusi kecil terkait pelayanan jaminan kesehatan.

Selain menempuh jarak ratusan killometer dengan berjalan kaki selama lebih kurang 36 hari, perjalanan ini juga akan menyerap aspirasi masyarakat. Salah satunya dengan melakukan diskusi di berbagai kota yang disinggahi.

Terpisah, di Jakarta, Presiden KSPI Said Iqbal menghimbau elemen buruh dan masyarakat untuk memberikan sambutan meriah ketika peserta longmarch di kota-kota tempat mereka tinggal.

“Gelorakan kembali bahwa sehat adalah hak rakyat. Karena kesehatan adalah hak rakyat, maka menjadi kewajiban Pemerintah lah untuk memenuhi hak tersebut. Jangan ada lagi bayi Debora-Debora lain, yang meninggal dunia karena tidak memiliki uang untuk berobat di rumah sakit,” kata Said Iqbal.

Tujuan Ade Kenzo Longmarch

Aksi long march yang dilakukan oleh Ade Kenzo tersebut bertujuan untuk menyampaikan desakan perbaikan layanan kesehatan rakyat.

Bahkan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Jamkeswatch, Sabda Prana Djati menegaskan, bahwa longmarch yang akan dilakukan Ade Kenzo adalah mewakili seluruh rakyat Indonesia.

“Lelahnya Ade Kenzo adalah lelahnya 250 juta rakyat Indonesia. Keringat yang menetes dari Ade Kenzo adalah mewakili keringat 250 juga rakyat Indonesia. Bahkan jika dalam perjalanan ini kaki Ade Kenzo lecet dan berdarah, maka itu adalah dari orang-orang miskin yang ditolak di rumah sakit karena tidak mempunyai uang untuk berobat,” ujar Sekjend ASPEK Indonesia ini.

Longmarch Surabaya-Jakarta dilepas langsung oleh Direktur Eksekutif Jamkeswatch sekaligus Wakil Presiden KSPI Iswan Adbdullah. Iswan berharap agar tidak ada lagi bayi Debora-Debora yang lain, yang meninggal dunia akibat tidak mendapatkan layanan kesehatan.

“Oleh karena itu, jalan kaki Surabaya-Jakarta ini juga untuk mengusung tuntutan KSPI, yakni mewajibkan seluruh klinik dan rumah sakit menjadi provider BPJS Kesehatan, tanpa terkecuali,” kata Iswan.

KSPI, kata dia, meminta untuk meningkatkan anggaran biaya jaminan kesehatan melalui APBN. “Pastikan 80 juta penduduk Indonesia yang belum mempunyai program jaminan kesehatan menjadi peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh negara bilamana mereka tidak mampu membayar,” imbuh Iswan.

KSPI pun menuntut adanya penghapusan sistem INA CBGs yang menyebabkan antrian pelayanan dan biaya murah sehingga menurunkan kualitas pelayanan klinik dan rumah sakit.