Beranda Life Style Kesehatan Sosok Kang Hasan Ternyata Sangat Peduli Pada Posyandu

Sosok Kang Hasan Ternyata Sangat Peduli Pada Posyandu

136 views
Kang Hasan, TB Hasanuddin
TB Hasanuddin saat di Posyandu di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

DEPOK, Redaksikota – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, TB. Hasanuddin atau karib disapa Kang Hasan menyambangi para kader posyandu yang ada di Kota Depok. Dalam kunjungannya itu, Kang Hasan mengatakan bahwa posyandu telah berkontribusi besar bagi kesahatan balita serta ibu hamil, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah.

Untuk itu, Kang Hasan siap memberikan perhatian lebih terhadap program serta para kader posyandu di Depok pada umumnya di Jawa Barat.

“Posyandu ini jadi pokok perhatian kita, atas kontribusinya terhadap kesehatan anak-anak balita, ibu hamil, peran posyandu di daerah benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya usai berkunjung ke Posyandu Bhineka di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Kamis (15/2/2018).

Kang Hasan mengatakan, menjadi kader posyandu bukanlah hal yang mudah. Posyandu mempunyai peran penting untuk mencetak generasi sehat serta cerdas, sehingga akan berdampak terhadap pembangunan daerah.

“Menjadi kader posyandu itu bukan pekerjaan yang sepele, posyandu mempunyai tanggung jawab terhadap sehatnya anak-anak Indonesia serta untuk tegaknya NKRI,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan juga mengapresiasi kinerja para kader posyandu yang telah setia bekerja dengan ikhlas dalam memperhatikan kesehatan anak disekitarnya.

“Saya sangat mengapresiasi para kader, tanpa gaji, mereka tetap membantu anak anak kita. Jadi kader harus tabah, saya juga mersa bangga, walaupun tanpa gaji ibu – ibu posyandu mempunyai loyalitas tinggi,” tutupnya.

Sebelumnya Kang Hasan sempat meninjau Aliran Sungai Ciliwung dan berkunjung ke Komunitas Ciliwung Depok. Kang Hasan menghimbau untuk tetap waspada terhadap terjadinya Banjir di Jawa Barat khususnya daerah yang menjadi penyangga DKI Jakarta seperti kota Depok.

“Kita tidak bisa menghentikan banjir, tapi mengendalikan banjir ini harus ditangain dengan baik oleh pemerintah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dan Masyarakat harys disiplin terhadap lingkungan hidup, tidak boleh membuang sampah sembarangan, dan pabrik tidak boleh membuang limbah seenaknya,” ujarnya. (tws)