Beranda Life Style Entertainment PAN Perintahkan Kadernya Nonton Film “Hanum & Rangga”, Sampai Segitunya?

PAN Perintahkan Kadernya Nonton Film “Hanum & Rangga”, Sampai Segitunya?

WIB
288 views
| Estimasi Baca: 1 menit
NET
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Pasca munculnya film berjudul “Hanum & Rangga” di layar lebar bioskop Indonesia, tiba-tiba DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengeluarkan surat interuksi kepada para kadernya untuk menonton.

“Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) meminta kesediaan kepada nama-nama terlampir sebagai berikut; Menjadi koordinator dan memfasilitasi nonton bareng bersama konstituen di daerah pemilihannya di hari pembukaan pada tanggal 8 November 2018,” tulis surat interuksi yang ditandatangani oleh Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi.

Kemudian PAN juga meminta nama-nama yang disebutkan dalam draft bendelan dari surat tersebut untuk melakukan blocking studio agar kader dan konstituennya bisa ikut menontonnya.

“Diharapkan masing-masing koordinator dapat melakukan blocking 1-2 (atau lebih) studio di jaringan bioskop XXI di kotanya dalam rangka nonton bareng tersebut,” sambungnya.

Tak hanya itu, demi meningkatkan pencitraan kegiatan nobar tersebut, DPP PAN juga meminta koordinator untuk membawa pula awak media untuk meliput kegiatan yang diperintahkan dari DPP.

“Menghadirkan media agar pemberitaanya luas dan masif,” lanjut surat.

Aktivitas nobar bersama Caleg PAN Jabar Dapil 1. [sumber : imdb.com]

Terakhir, dalih yang disampaikan DPP PAN terkait dengan mengapa mereka harus menginteruksikan kegiatan nonton bareng tersebut adalah untuk memperkarya wawasan kehidupan islami bagi masyarakat. Apalagi film tersebut juga diilhami dari kehidupan anak Amien Rais, yakni Hanum Rais.

“Gerakan ini bertujuan untuk menciptakan gaung nasional atas film karya anak bangsa yang bernuansa Islami dan memberikan tauladan dalam membina keluarga muda,” tutupnya.

Surat interuksi yang dirilis pada tanggal 2 November tersebut heboh setelah diunggah di media sosial. Bahkan banyak netizen yang mengkait-kaitkan sebagai bentuk pertarungan gengsi antara dua film yang tengah hangat yakni “Hanum & Rangga” vs “A Man Called Ahok” hasil karya dari buku Rudi Valinka.

(red)