Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota – Kapolrestro Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Setiawan mengatakan bahwa pihaknya melakukan penangkapan terhadap Marcello Tahitoe (MT) alias Ello berdasarkan hasil laporan dari masyarakat.

Usai mendapati laporan warga yang mengeluhkan kelakuan Ello tersebut, polisi pun langsung melakukan penyelidikan selama 45 hari sebelum akhirnya ditangkap di lokasi kejadian itu.

“Kami dapat info kurang lebih satu setengah bulan lalu. Anggota menyelidiki dan memastikan dengan alat bukti cukup, ada satu penyalahgunaan narkoba di satu tempat. Selanjutnya anggota menggeledah tanggal 6 Agustus, pukul 12.30 WIB,” kata Kombes Pol Iwan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Dalam penangkapan tersebut, polisi tidak hanya menciduk Ello sendirian, melainkan sebanyak 3 orang dalam target penggerebekan itu.

“Ketiga orang itu atas nama MT, DMT, dan RGG,” pungkasnya.

Beruntungnya saat dilakukan penangkapan itu, Iwan pun mengatakan jika Ello dan dua orang kawannya itu tidak melakukan perlawanan apapun, bahkan sangat kooperatif dan langsung menyerahkan barang bukti yang mereka miliki kepada aparat.

“Saat digeledah, mereka sangat kooperatif dan menyampaikan barang bukti berupa narkoba jenis ganja. Ada dua paket yang diberikan kepada anggota,” ujarnya.

Diketahui, polisi mengamankan Ello dan dua orang pengguna narkoba itu di kediaman Ello, yakni di Jalan Griya Kecapi, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada hari Minggu (6/8/2017) lalu.

Sementara itu akibat kepemilikan barang terlarang tersebut, Ello dan dua temannya itu dijerat dengan pasal 111 ayat 1 juncto 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, yakni dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).