Beranda Life Style Entertainment Berikan Award, Neno Warisman Utamakan Media Rekanan Lama

Berikan Award, Neno Warisman Utamakan Media Rekanan Lama

352 views
neno warisman
Neno Warisman saat konferensi pers 212 Award di Usmar Ismail, Jakarta Selatan. [foto : Redaksikota.com]
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Ketua tim seleksi Malam Anugerah 212 Award, Neno Warisman menyampaikan bahwa media-media yang mendapatkan penghargaan dari komunitas 212 tersebut diutamakan adalah media yang sudah menjadi rekanan lama.

“Yang menjadi puncaknya ada 2 kelompok media, yakni media yang memang sudah setianya lama, kriteria sahabat ini yang kita dahulukan terhadap 5 media itu,” kata Neno saat konferensi pers 212 Award di gedung pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Jumat (4/1/2019).

Kemudian sisanya yakni 4 diantaranya adalah media mainstream yang dianggap mereka paling pro terhadap reuni 212, baik dalam penyiaran secara langsung, penempatan pemberitaan di halaman utama maupun yang memberitakan secara up-to-date.

Menurut Neno, pemberian award tersebut disampaikannya sebagai bentuk apresiasi dan upaya untuk menjalin hubungan baik antara komunitas 212 dengan insan pers yang dimaksudkannya itu.

“Kami senang sekali karena banyak media yang ingin bersahabat. Kedepan akan kita gelar awarding yang akan lebih luas lagi, selain media juga ada dermawan dan rumah sakit dan macam-macam lagi,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa ada 4 media mainstream yang mendapatkan penghargaan dalam 212 Award tersebut. Mereka adalah kategori televisi yakni TVOne, kemudian kategori buletin diraih oleh Republika, selanjutnya media online diberikan kepada Kumparan.com dan terakhir media internasional diraih oleh televisi Al-Jazeera.

Sementara untuk media partisan diraih oleh Front TV milih Front Pembela Islam (FPI), kemudian Saling Sapa TV, VOAIslam.com, Hidayatullah.com dan TV&Radio Rasil.

Dalam malam anugerah tersebut juga banyak dihadiri oleh para pegiat 212 dan pihak oposisi. Beberapa diantaranya adalah Slamet Maarif, Amien Rais, Fadli Zon, Zaitun Rasmin, Rocky Gerung, Tengku Zulkarnaen, Ahmad Dhani, Fahira Idris, Bachtiar Nasir, Natalius Pigai, dan beberapa nama lainnya termasuk Letjen (purn) TNI Sarwan Hamid.

Sayangnya, acara pemberian anugerah tersebut tidak terbuka untuk media secara luas dan hanya diperbolehkan bagi media-media yang mereka listing saja. []