oleh

BUMN Bangun Masjid dan Jaringan Distribusi BBM Di Pesantren

SERANG, Redaksikota.com – Bank Mandiri, PLN dan WIKA, membangun masjid untuk mendukung aktivitas keagamaan di Banten. Pembangunan masjid yang berada di kawasan Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten itu merupakan bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri. Kemeterian BUMN melalui Pertamina juga mengembangkan jaringan distribusi BBM bersama pesantren.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  Rini Soemarno meresmikan Masjid Agung Penata yang berada di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten pada Kamis (24/5/2018). 

Masjid ini dibangun lewat sinergi tiga BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT PLN (Persero) dan PT Wijaya Karya (Persero)  Tbk. Masjid dengan luas 857,02 meter persegi ini dapat menampung 400 jamaah di dalam masjid dan 200 jamaah di serambi masjid. Kehadiran masjid ini diharapkan bisa mendukung aktivitas ibadah warga Serang dan sekitarnya. 

Dalam peresmian tersebut Menteri Rini didampingi Ketua MUI KH. Maruf dan juga Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Direktur Utama WIKA Tumiyana serta Plt. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Pembangunan masjid ini menelan biaya Rp 5,5 miliar dari sinergi program CSR Bank Mandiri dan PLN senilai masing-masing Rp 2,2 miliar serta WIKA Rp 1,1 miliar.  

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam menjalankan ibadah, sehingga dapat mendorong peningkatan aktivitas sosial serta membangun kerohanian masyarakat.

“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa kehadiran BUMN di tengah-tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan manfaatnya” kata Rini. 

Selain meresmikan Masjid, Menteri Rini juga memberikan bantuan simbolis berupa Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) modular di Tanara. SPBU Modular ini diberi nama Perta Shop dengan tagline “Onestop Shop of Pertamina Product”. 

Pertashop ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat sekitar Kecamatan Tanara.

Sekadar informasi, Kecamatan Tanara diusulkan menjadi salah satu destinasi wisata religi. Pasalnya, daerah ini memiliki sejarah besar terkait Islam di nusantara. 

Tanara memiliki situs berupa masjid yang berusia ratusan tahun, situs Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama internasional yang didikannya melahirkan pendiri-pendiri berbagai organisasi keislaman di Indonesia termasuk NU dan Muhammadiyah.  Serta Situs Syekh Abdul Karim Al-Bantani, seorang mursyid atau guru besar tarekat qadiriyah wa naqsabandiyah.

“Lewat pembangunan ini, BUMN selain ikut membangun Indonesia secara fisik dalam bentuk infrastruktur, juga mendukung pembangunan mental dan rohani masyarakat Indonesia, agar nantinya dapat mendukung pengembangan Indonesia untuk tumbuh ke arah yang jauh lebih baik,” ujar Rini.

Komentar