Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Jakarta, Redaksikota.com – Ketua Umum Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN), M Abrar Ali menyatakan bahwa pihaknya akan tetap bersinergi dengan manajemen perusahaan dalam mengentaskan masalah yang tengah dialami oleh perusahaan plat merah itu.

“Kami berkomitmen untuk bersinergi dengan manajemen dalam memagari kepentingan perusahaan dari ancaman dan rongrongan dari pihak manapun (dalam dan luar) yang dapat mengancam keutuhan PT PLN (Persero),” kata Abrar dalam siaran persnya, Sabtu (10/8/2019).

Ia juga menyatakan bahwa ada kesalahpahaman dan mis-informasi yang terjadi di kalangan publik bahwa PT PLN akan melakukan pemotongan gaji terhadap karyawan untuk memberikan ganti rugi terhadap pelanggan PLN yang terkena dampak Black Out (pemadaman massal). Baginya, sejauh ini tidak ada upaya PLN melakukan hal itu.

“SP PLN dari awal sangat memahami aturan yang berlaku terkait berita hoax ‘pemotongan gaji pegawai PLN untuk membayar kompensasi pemadaman’ karena masalah kompensasi diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017. Jadi tidak ada relevansi antara kompensasi dengan potong gaji,” tuturnya.

Pun demikian, Abrar Ali juga menyampaikan masukannya agar pembenahan tidak berfokus pada permasalahan yang baru saja terjadi dan bersifat korektif, melainkan juga bersifat preventif seperti pembenahan organisasi agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali dikemudian hari.

Abrar Ali juga sangat setuju bahwa hendaknya seluruh awak perusahaan PLN menjaga soliditas antar sesama dan menjaga agar perusahaannya itu tetap terjaga.

“Semua insan PLN dalam kondisi sulit seperti ini dapat bergandengan tangan dan solid tidak terkotak-kotak, apalagi sampai berbeda pendapat karena hal tersebut akan merugikan perusahaan dan pegawai,” tegas Abrar.

Lebih lanjut, Abrar juga memberikan informasi bahwa setelah proses pemulihan aliran listrik berjalan normal dan dalam kendali Plt Dirut PLN, Sripeni Inten Cahyani bersedia meluangkan waktu untuk membangun komunikasi dengan para Ketua Umum serikat pekerja yang ada di PT PLN (Persero).

Agenda pertemuan direksi PT PLN dengan serikat pekerjanya itu terjado pada hari Kamis (8/8) di ruang kerja beliau Gedung Utama Lt.9 PT PLN (Persero) Kantor Pusat.

Pertemuan itu didampingi beberapa jajaran direksi PT PLN seperti ; Direktur Pengadaan Strategis II Djoko Raharjo Abumanan, Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah Amir Rosidin, dan Direktur Human Capital Management Muhamad Ali.

Komunikasi itu kata Abrar, dibangun dengan maksud untuk menjelaskan permasalahan yang ada dan menyamakan persepsi agar semua insan PLN dapat satu suara dan bahasa dalam menjelaskan permasalahan yang ada guna menangkal beredarnya berita hoax yang dapat mendeskreditkan citra PT PLN (Persero). []