Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA – PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan pendapatan bersih triwulan I 2020 Rp 1.651 miliar, turun 3.5% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.711 miliar. Laba Bruto tahun ini tercatat Rp 977 miliar, turun 1% dibanding tahun lalu Rp 987 miliar. Sedangkan EBITDA sebesar Rp 978 milyar, stabil dibanding tahun sebelumnya Rp 973 milyar.

Selisih kurs mata uang asing sebesar Rp 558 miliar sebagai perlakuan akuntansi menyebabkan laba komprehensif triwulan I 2020 tercatat sebesar Rp 128 miliar. Selisih kurs mata uang asing dihitung dari perbedaan kurs nilai tukar Rupiah per 31 Maret 2020 yaitu Rp 16.367 per USD dengan kurs tengah BI per 31 Desember 2019 yaitu Rp 13.901 per USD.

Atas selisih kurs tersebut Perusahaan telah melakukan lindung nilai (hedging) secara penuh untuk utang obligasi USD 250.000.000 (jatuh tempo 2024). Selisih kurs tersebut akan menurun seiring dengan menguatnya nilai tukar Rupiah yang di bulan Juni 2020 telah berada di kisaran Rp 14.200 per USD. Laba komprehensif tanpa memperhitungkan selisih kurs mata uang asing tercatat sebesar Rp 686 miliar, turun 14% dari tahun 2019 sebesar Rp 798 miliar.

Komposisi pendapatan tahun 2020 terdiri atas 54% recurring revenue dan 46% development revenue, konsisten dengan strategi Perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue.

Recurring revenue Perseroan tahun 2020 mencapai Rp 898 miliar naik 1,3% dibandingkan tahun 2019 yang sebesar Rp 887 miliar, ditunjang antara lain kenaikan pendapatan organik dari pusat-pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel existing Perseroan serta sudah mulai beroperasinya Hotel Four Points Pakuwon Indah Surabaya sejak 8 Desember 2019.

Development revenue Perseroan tahun 2020 mencapai Rp 752 miliar sedangkan tahun lalu sebesar Rp 824 miliar. Mulai tahun 2020 ini Perseroan telah menerapkan pengakuan penjualan sesuai PSAK 72, dimana pengakuan penjualan berdasarkan handover (penyerahan unit) tidak lagi berdasarkan percentage of completion.

Berdasarkan revenue per segment kontribusi terbesar didapatkan dari retail leasing dan landed houses masing masing 42% dan 25%, Condominium 19%, Hotel dan Serviced Apartments 8%, office leasing 4% dan office sales 2% .

Pengeluaran belanja tahun 2020 yang telah dikucurkan oleh Perseroan mencapai Rp 336 miliar untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Kota Kasablanka Phase 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall phase 3,4 dan 5 , East Coast Mansion serta pembelian tanah.