Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

JAKARTA – Barisan Anak Timur (BAT) mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja direksi Bank Mandiri.

Menurut Koordinator Aksi BAT Riko, kekacauan atas sistem IT Bank Mandiri ini telah merugikan masyarakat, bahkan nasabah sempat kehilangan uangnya.

“Evaluasi total dan copot para pejabat tertinggi mulai dari Direksi hingga Komisaris Bank Mandiri. Sangat memalukan sekali, Bank terbesar di Indonesia bisa mengalami kekacauan dan menyebabkan kepanikan serta keresahan warga,” tegas Riko saat berorasi di depan Kantor Bank Mandiri, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).

Lebih lanjut, Riko menyerukan agar pihak direksi Bank Mandiri tidak bisa hanya meminta maaf saja dengan alasan tengah melakukan pemeliharaan sistem IT, namun harus ada pertanggungjawaban dari direksi dan komisaris Bank Mandiri.

“Kejadian ini bisa menjadi nasabah Bank Mandiri untuk menarik dananya. Bukannya membesarkan Bank milik BUMN, petingginya justru membuat malu. Petinggi Bank Mandiri harus dirombak total, segera lakukan RUPSLB,” sebutnya.

“Jika dananya ditarik semua, maka bisa berakibat fatal pada Bank berpelat merah ini,” ucap dia lagi.

Lebih jauh, Riko menyesalkan para pimpinan Bank Mandiri telah gagal memberikan kepercayaan kepada masyarakat.

“Lebih baik legowo turun dari jabatannya, ketimbang masyarakat dirugikan apalagi jika mereka sudah tidak percaya lagi dengan sistem keamanan di Bank Mandiri ini. Bagaimana nasib dengan perekonomian Indonesia jika Bank milik BUMN saja bobol. Sangat memalukan sekali,” pungkasnya.

BAT pun mengancam pada hari Senin nanti (29/7/2019) akan menggelar aksi kembali di Kantor Bank Mandiri dan BUMN mendesak Menteri Rini Soemarno bertindak secepatnya terkait polemik di Bank Mandiri.