Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi menilai bahwa umat harus kembangkan perekonomian bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Ia menilai bahwa ekonomi Pancasila akan menghadirkan kemaslahatan yakni kesejahteraan dan keadilan.

“Aktivitas ekonomi yang dihadirkan di dunia ini harus menghadirkan kesejahteraan dan keadilan, harus menghadirlan pemanfaatan dan nilai konkret,” kata Zainul Majdi di kantor pusat kegiatan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Pria yang karib disapa Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut mengatakan umat Islam yang merupakan kelompok mayoritas harus gigih dalam meningkatkan perekonomian ummat. Upaya tersebut merupakan bagian dari jihad dalam mengembangkan kualitas umat itu sendiri dan merupakan bagian dari perintah agama.

“Kita sebagai umat islam yang bicara tentang pemberdayaan ekonomi ummat, karena itu esensi yang diminta agama. Kita beragama diwujudkan dalam kerja-kerja nyata untuk meningkatkan kualitas ummat,” tuturnya.

Kemudian TGB juga mengingatkan bahwa dalam upaya meningkatkan ekonomi, seseorang tidak boleh menjadi penguasa tunggal dalam beberapa sektor. Mereka adalah sumber daya air, sumber daya pangan dan sumber daya energi. Bahkan larangan monopoli tiga sumber daya tersebut juga sudah tertuang dalam hadist Nabi Muhammad SAW.

“Ada 3 hal manusia tidak boleh monopoli, kata Rasul; sumber daya air, sumber daya pangan dan sumber daya energi,” ujar TGB.

Artinya tiga sumber daya tersebut hanya boleh dikelola oleh pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan rakyat.

“Rasulullah telah menunjukkan semangat ekonomi islam, pemimpin harus secara sungguh-sungguh melahirkan pilihan alternatif sehingga pasar tidak boleh bebas sebebas-bebasnya. Bahkan mbahnya ekonomi bebas juga mengakui ekonomi harus ada intervensi pemerintah demi proteksi rakyat,” paparnya.

“Ini esensi dasar dari keberagaman. Ini yang ingin disampaikan para founding father untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia,” imbuh TGB.