rupiah
ilustrasi rupiah
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menilai bahwa kenaikan kurs dolar terhadap rupiah saat ini masih dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi internasional. Pun demikian, ia menilai kondisi saat ini bukan berarti tidak dapat diatasi, dan salah satunya adalah dengan menggalakkan gerakan cinta rupiah.

“Gerakan Cinta Rupiah harus dicanangkan oleh pemerintah sebagai langkah Bela Negara yang harus melibatkan semua komponen bangsa,” kata Hari Purwanto dalam keterangannya yang diterima Redaksikota, Kamis (6/9/2018).

Penggalakan gerakan cinta rupiah ini dikatakan Hari Purwanto adalah dengan menekan seluruh konsumsi dan belanja produk import yang berputar dengan pengaruh mata uang asing termasuk dolar Amerika Serikat (USD).

“Pengusaha, pejabat, politisi dan kelompok menengah keatas harus mengurangi konsumsi barang-barang bermerk impor yang menggunakan transaksi dengan mata uang asing,” tuturnya.

Ia mengingatkan pula agar seluruh bangsa Indonesia bersatu padu untuk mengupayakan penekanan kurs dolar yang kian hari semakin menekan nilai tukar rupiah. Karena baginya, meskipun di dalam diri bangsa Indonesia saat ini tengah dilanda perbedaan pandangan dan kepentingan politik, namun masalah nilai tukar rupiah seharusnya menjadi hajat dan perjuangan seluruh elemen bangsa Indonesia.

“Ditahun politik yang sedang dihadapi saat ini, alangkah bijaknya bila kita menjaga persatuan dalam menghadapi krisis global yang sedang berlangsung. Bangun Bela Negara dengan mendorong Gerakan Cinta Rupiah dalam keseharian sampai krisis global ini usai,” ujarnya.

Pun demikian, aktivis 98 ini pun juga mengingatkan kepada pemerintah agar menekan semaksimal mungkin kran import agar kondisi rupiah tidak semakin parah.

“Untuk menyikapi situasi global saat ini adalah melakukan langkah antisipasi dengan menekan semua impor bahan baku dan melakukan konsolidasi persatuan semua komponen anak bangsa untuk melawan ancaman krisis moneter global,” pungkasnya.

Terakhir, Hari Purwanto pun mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa berjuang melawan krisis moneter juga menjadi bagian dari aktivitas mulia bela negara yang harus dilakukan bersama-sama.

“Melawan krisis moneter global adalah bagian dari Bela Negara,” tegasnya.

Berapa kurs hari ini ?

Kurs dolar AS turun tipis terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Dolar melemah karena pound Inggris dan euro menguat didorong kemungkinan terobosan dari pembicaraan “Brexit”.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,27% menjadi 95,1884 di akhir perdagangan. Nilai tukar euro terhadap dolar AS dan poundsterling Inggris terhadap dolar AS naik lebih dari 0,4%.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi USD1,1623 dari USD1,1579 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2898 dari USD1,2856 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7185 dari USD0,7178.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS

Dolar AS dibeli 111,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9724 franc Swiss dari 0,9747 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3187 dolar Kanada dari 1,3177 dolar Kanada.

(ibn)