Beranda Ekobiz Ekonomi Geruduk Kemenkeu, SEMMI Tolak Penyelenggaraan IMF Annual Meeting 2018 di Indonesia

Geruduk Kemenkeu, SEMMI Tolak Penyelenggaraan IMF Annual Meeting 2018 di Indonesia

297 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) hari ini telah menggeruduk kantor Kementerian Keuangan RI dan Bank Indonesia (BI).

Dalam aksinya, massa meminta dengan tegas agar Menteri Keuangan Sri Mulyani mempertanggungjawabkan terkait dengan melemahnya nilai tukar rupiah.

“Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia harus bertanggung jawab atas lemahnya Kurs Rupiah hari ini, jangan sampai karena kurs rupiah yang terlalu lemah dan utang negara kita yang sudah diambang batas menyebabkan kerusuhan ekonomi moneter dan lebih parahnya terjadi reformasi jilid II di Indonesia,” kata wakil sekretaris jenderal PB SEMMI, Imaduddin, Jumat (6/7/2018).

Ia juga mengatakan bahwa seharuanya Menteri Keuangan RI juga tidak perlu menghabiskan banyak dana dan memfokuskan diri untuk menyambut IMF Annual Meeting 2018 di bali bulan Oktober kedepan karena itu bukan solusi yang rakyat Indonesia butuhkan hari ini.

“Sebagai Agent Of Social Control kami mahasiswa mengingatkan pemerintahan khususnya kementerian keuangan RI dan Bank Indonesia untuk fokus bekerja mengatasi rupiah yang sangat lemah,” tuturnya.

Di sisi pemanfaatnya yang tidak fokus pada kepentingan rakyat tersebut, Imad mensinyalir agenda tersebut memiliki muatan kepentingan asing yang mencoba masuk ke Indonesia.

“Kami tegaskan IMF Annual Meeting 2018 mengundang ekspansi asing masuk kenegara ini, atau ada maksud lain pertemuan ini diselenggarakan oleh IMF di Indonesia,” tegasnya.

Asumsi negatif tersebut pun muncul bukan tanpa alasan. Imad mengatakan bahwa ada aroma kepentingan terselubung di balik agenda besar itu, apalagi jika dikaitkan dengan jelang agenda politik besar yakni Pilpres dan Pileg 2019.

“Sebentar lagi Pilpres 2019, jadi jelas kami mahasiswa tidak mau bangsa dan negara kita diintervensi negara lain dalam berdemokrasi dan ini harus kita kawal bersama,” tukasnya.

Terakhir, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan menuntut Pemerintah untuk menghentikan penyelengaraan IMF Annual Meeting di Indonesia, mengembalikan stabilitas Rupiah. Kemudian mereka juga meminta agar pemerintah menghentikan Utang serta mendesak agar Menteri Keuangan dan Gubernur BI digangi karena dianggap tidak bisa kerja dalam hal ini.

Sebelumnya pemerintah Indonesia telah terpilih sebagai tuan rumah IMF-WB Annual Meeting 2018 (AM 2018), menjelang pemilihan presiden 2019 dan di saat harga rupiah anjlok sampai Rp14.375 serta Utang Indonesia yang tembus sampai Rp5.000 Triliun. (rel)