Fadli Zon
Fadli Zon saat berbicara dengan Habib Muhsin bin Umar Al Attas di atas panggung Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax Cs turun alias BBM non subsidi terhitung mulai hari ini, Sabtu (5/1/2019).

Kendati sudah diturunkan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai bahwa kebijakan Pertamina tersebut masih terbilang lamban, apalagi penurunan tersebut juga dikaitkan dengan harga minyak mentah dunia yang tengah turun.

Menurutnya, Pertamina bisa menurunkan harga Pertamax Cs sejak dulu, dan tidak perlu meninggu hari ini.

“Harusnya dari dulu (turun). Itu kan sesuai dengan harga minyak dunia, karena memang sudah turun,” kata Waktil Ketua DPR RI itu di Andalus City Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/12/2019).

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu pun mengatakan bahwa saat ini harga kebutuhan pokok di Indonesia masih belum stabil, karena masih lebih mahal dibandingkan dengan negara lainnya.

Tak hanya itu, Fadli menilai turunnya harga Pertamax Cs merupakan kebijakan yang perlu diwaspadai hanya demi memenuhi target kepentingan politik petahana semata.

“Ya kalau sekarang apa yang tidak ada kaitannya dengan politik, termasuk penyaluran bansos (bantuan sosial). Bahkan pencapaian-pencapaiannya saja dikaitkan dengan politik untuk kepentingan elektabilitas,” kata Fadli.

Seperti diberitakan sebelumnya, dari keterangan Pertamina, Pertalite turun Rp150 per liter, Pertamax turun Rp200 per liter, Pertamax Turbo turun Rp250 per liter, Dexlite turun Rp200 per liter, dan Dex turun Rp100 per liter.

Alasan kebijakan penurunan harga BBM non subsidi tersebut disampaikan Pertamina melalui situs resminya, bahwa ada kaitannya dengan turunnya harga minyak mentah dunia dan tengah menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika.