Beranda Ekobiz Ekonomi Revli Orelius Yakin Industri 4.0 Kembangkan Koperasi

Revli Orelius Yakin Industri 4.0 Kembangkan Koperasi

123 views
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia

Redaksikota.com – Ketua Umum Koperasi Pakasaan Matuari Tombulu, Revli Orelius Mandagie menegaskan revolusi industri 4.0 yang terjadi belakangan ini diyakini akan mampu membantu perkembangan koperasi di Indonesia, termasuk di kalangan anak muda atau milenial saat ini.

“Tidak benar jika adanya revolusi industri 4.0 akan membuat koperasi mundur. Sebaliknya, dengan revolusi industri 4.0 yang ditandai oleh kemajuan teknologi akan membuat koperasi makin maju,” ungkap Revli Orelius Mandagie, dalam acara Kawanua Fair dan seminar bertema ‘Peran Koperasi Zaman Now di era Revolusi Industri 4.0’ di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Kawanua Fair dan seminar sebagai rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pakasaan Matuari Tombulu ini dihadiri oleh sekitar 600 anak muda dari kalangan pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat.

Hadir pula, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop-UKM, Rully Indrawan, dan Ketua Badan Pengawas Koperasi Pakasaan Matuari Tombulu, Roy Sembel.

Revli melanjutkan, dengan revolusi industri 4.0 yang ditandai kemajuan teknologi, koperasi justru semakin menumbuhkan kebersamaan. Dia menambahkan, hal ini bisa terjadi karena saat ini hampir semua masyarakat Indonesia menggunakan media sosial untuk berkomunikasi satu sama lain

“Nah, dengan media sosial itu, bisa kemudian terbentuk komunitas dalam wadah koperasi yang saling bertukar informasi atau produk yang lantas difasilitasi oleh koperasi. Misalnya kain tenun dan bisnis online yang lainnya, bisa dijual melalui media sosial tersebut,” terangnya.

Karena itu, Revli meyakinkan masyarakat khususnya anggota koperasi di seluruh daerah Indonesia agar memanfaatkan media sosial sebagai sarana positif untuk memajukan koperasi secara bersama-sama.

Termasuk pula pada generasi anak muda atau milenial sekarang ini, agar ketika mereka lulus tak lagi memikirkan ingin melamar pekerjaan. Lebih dari itu, mereka harus memikirkan bagaimana menciptakan lapangan kerja.

“Hal itu bisa dilakukan dengan menciptakan industri kecil dan menengah yang kemudian difasilitasi oleh koperasi, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini,” pungkas Revli.