Beranda Ekobiz Bisnis Kereta Kencang Jakarta-Surabaya Bakal Digarap Jepang

Kereta Kencang Jakarta-Surabaya Bakal Digarap Jepang

Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. [twitter/BudiKaryaS]

Redaksikota – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan bahwa proyek kereta semi cepat (kencang) Jakarta-Surabaya akan digarap secara kolaboratif oleh perusahaan asal Jepang dan perusahaan asal Indonesia. Bahkan operator proyek tersebut juga akan terdiri dari pihak Jepang dan Indonesia.

“Jakarta-Surabaya juga dipastikan yang melaksanakan adalah Jepang. Hanya saja memang kita sedang minta melakukan review terhadap angka-angka yang sudah disampaikan berkaitan dengan konten, keterlibatan lokal dan berapa biaya yang harus dikeluarkan,” kata Budi di kantor Jasa Marga Tol Cikampek, Minggu (21/1/2018).

Budi menjelaskan, pihak Indonesia akan menggunakan teknologi narrow gauge alias rel sempit dalam proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Rel sempit berarti punya ukuran lebar 1,067 meter, adapun standard gauge (rel standar) punya lebar 1,435 meter yang memang banyak digunakan untuk kereta cepat.

“Karena kita sudah memutuskan akan menggunakan narrow gauge untuk Jakarta-Surabaya dan lintasan assist. Jadi Maret itu akan keluar rekomendasi kalau angkanya sudah tepat kita akan mulai 2018, kalau belum tepat kita akan review lagi paling lambat mulai 2019,” papar Budi.

Meski begitu, Budi tak menutup kemungkinan proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan dilakukan secara bertahap. Lintasan sebidang dikerjakan adalah Jakarta-Semarang.

“Nanti dilihat besarannya, kalau besar sekali maka kita akan tahap Jakarta-Semarang. itu juga sudah memperbaiki kualitas kecepatan pengerjaan karena Jakarta-Semarang itu kira-kira sudah 60% perjalanan,” jelas Budi.

“Jadi even itu Jakarta-Semarang kita sudah menyelesaikan lintasan sebidangnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, lewat pembicaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan utusan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Toshihiro Nikai, tercapai kepastian perihal kereta semi cepat (kencang) Jakarta-Surabaya. Nantinya waktu tempuh dua kota besar ini menjadi lima setengah jam.

“Untuk kereta Jakarta-Surabaya kecepatan lima setengah jam, sehingga tidak terlalu cepat, lima setengah jam sudah cukup. Biayanya juga akan dievaluasi lagi supaya lebih murah,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, usai ikut pertemuan dengan delegasi Jepang, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/1/2018).