BEM Nusantara: Mahasiswa Harus Berdiri di Bawah Merah Putih, Bukan Simbol Asing Tak Berakar

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM Nusantara) mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia untuk serentak mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai simbol persatuan dan perjuangan bangsa. Ajakan ini muncul sebagai respons atas fenomena maraknya penggunaan bendera asing, seperti bendera “One Piece”, dalam berbagai aksi dan kegiatan mahasiswa.

Muhammad Sardani, Koordinator Pusat BEM Nusantara, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa Indonesia memiliki jati diri dan sejarah perjuangan yang lekat dengan warna merah putih, bukan simbol yang lahir dari budaya asing.

Bacaan Lainnya

“Gerakan mahasiswa Indonesia tumbuh dari semangat kebangsaan yang diwariskan para pendiri bangsa. Bendera Merah Putih adalah simbol perjuangan dan persatuan kita, bukan bendera asing yang tidak memiliki akar sejarah dengan pergerakan mahasiswa di negeri ini,” ujar Sardani, Jumat (1/8/2025).

Menurutnya, penggunaan simbol asing dalam pergerakan mahasiswa berpotensi mengaburkan identitas perjuangan nasional. BEM Nusantara memandang penting untuk menjaga marwah dan karakter gerakan mahasiswa agar tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan.

“Indonesia memiliki sejarah panjang perlawanan terhadap penjajahan, di mana mahasiswa selalu menjadi bagian penting dalam mengawal perubahan. Mengibarkan bendera asing dalam konteks perjuangan mahasiswa tidak hanya tidak relevan, tetapi juga dapat melemahkan spirit nasionalisme yang seharusnya kita rawat,” tambahnya.

BEM Nusantara menyerukan agar pada momentum kemerdekaan nanti, mahasiswa di seluruh kampus di Indonesia mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan dan penegasan bahwa mahasiswa Indonesia berdiri teguh di bawah satu bendera.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk bersatu mengibarkan Merah Putih di setiap kampus. Mari tunjukkan bahwa identitas kita adalah Indonesia. Satu warna, satu semangat, satu perjuangan – Merah Putih di dada, Merah Putih di setiap aksi,” pungkas Sardani.

Dengan seruan ini, BEM Nusantara berharap gerakan mahasiswa kembali fokus pada isu-isu kebangsaan dan kepentingan rakyat, serta menjauhkan diri dari penggunaan simbol yang tidak mencerminkan nilai perjuangan mahasiswa Indonesia.

Pos terkait

Tidak ada produk.