Tudingan Intel Ikut Rakerda, Ketua DPD PDIP Sulteng Tegas Membantah

ketua dpd pdip sulteng muharram nurdin berpeci mengklarifikasi isu intel di rakerda pdip palu 169

Jakarta – Ketua DPD PDIP Sulawesi Tengah (Sulteng) Muharram Nurdin mengklarifikasi pernyataan Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, terkait dugaan intel polisi menyusup di rapat internal PDIP di Kota Palu. Dia membantah isu adanya intel yang ikut Rakerda.

“Pada beberapa hari terakhir ini ada pemberitaan-pemberitaan di media yang perlu mendapat penjelasan. Pertama yang perlu saya klarifikasi adalah soal tanggal 19, bahwa benar PDIP kemarin melakukan rapat kerja daerah di Hotel BW dan kami sudah laporkan Bawaslu dan Polda Sulteng bahwa, bukan lapor tapi pemberitahuan bahwa akan ada kegiatan internal partai,” ucap Muharram Nurdin mengawali klarifikasinya dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu Sulteng, Rabu (22/11/2023).

Bacaan Lainnya

Menurutnya hingga kini tak ada masalah dalam acara internal partai. Dia menuturkan jika ada kecurigaan adanya penyusup di rapat internal PDIP, itu karena kondisi sedang sensitif.

“Karena itu kami tidak, sampai sejauh ini tidak ada problem dan kemudian tadi pagi ada pemberitaan bahwa disusupi, saya sudah jelaskan bahwa sebenarnya kami sudah tidak merasakan itu, tapi kalau misalnya mungkin hal ini menjadi sensitif sekali maka semua orang menjadi kecurigaan menjadi lebih intens begitu,” kata Nurdin.

Turut hadir Ketua Bawaslu Sulteng Narsun, dan Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho dalam konferensi pers ini.

Pos terkait