Sesuatu yang Mungkin dalam Demokrasi

IMG 20231109 WA0001

Setelah kita berhasil menjalankan pemilihan presiden selama empat kali secara demokratis, membuktikan bahwa bangsa Indonesia tampak memiliki kematangan dalam berdemokrasi. Terlihat seluruh rakyat Indonesia mengerti hak dan kewajibannya dalam berbangsa dan bernegara. Dengan suksesnya penyelenggaraan pemilu presiden membuktikan bahwa dengan sistem demokrasi yang kita pilih, rakyat menyetujui adanya sistem demokrasi yang selama ini berjalan.

Adanya kendala kecil dan persoalan yang ada, itu merupakan dinamika dalam masyarakat. Problemnya tidak sebesar kemampuan kita mengatasinya. Bangsa Indonesia ternyata bersikap dan bertindak lebih dewasa dari yang kita pikirkan. Dengan persiapan yang baik, maka tidak lama lagi kita akan menjalankan lima kali pemilihan presiden.

Dengan kematangan berdemokrasi, bangsa Indonesia terlihat mampu tampil di kancah internasional sebagai bangsa yang memiliki jiwa demokrasi.

Tiga puluh tahun lebih bangsa Indonesia berada dalam sistem otoritarianisme. Dengan upaya yang kuat masyarakat bisa keluar dari penindasan bangsa sendiri dan memilih demokrasi sebagai satu-satunya sistem politik yang dijunjung serta dilaksanakan dengan baik.

Lebih dalam lagi ada sebuah penghayatan yang mendalam dan pemikiran yang tinggi bagi bangsa Indonesia bahwa demokrasi itu tidak hanya sebagai sistem politik saja tetapi juga demokrasi sebagai cara hidup.

Demokrasi sebagai cara hidup yang ditulis oleh para pakar politik sebagai jenis pengaturan kelembagaan untuk sampai kepada keputusan politik – legislatif dan administratif.

Dengan penerapan seperti yang telah dilakukan oleh pemerintah pasca Orde Baru dan disepakati oleh masyarakat, maka demokrasi itu telah menjadi cara hidup masyarakat.

Masyarakat menjalani hidup secara demokratis. Di dalam beragama, di dalam dunia industri (hubungan majikan dan karyawan) atau di dalam dunia pendidikan dan keluarga.

Dalam rumusan yang lebih canggih filsuf Amerika, John Dewey mengatakan bahwa gagasan demokrasi adalah ide yang lebih luas dan lebih lengkap dibandingkan yang dapat dicotohkan dalam negara yang terbaik sekalipun. Untuk bisa terwujud ia harus mempengaruhi semua bentuk hubungan manusia, keluarga, sekolah dan agama.

Pendapat John Dewey yang dikutip oleh Richard S. Katz dan Wiliam Crotty dalam Handbook Partai Politik yang terbit tahun 2014. Merupakan rujukan kita dalam memahami demokrasi secara sempurna.

Demokrasi menjadi suatu sistem politik tetapi juga menjadi cara hidup yang terbuka, rasional dan obyektif. Demokrasi menjadi sesuatu yang mungkin.

Pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan bisa dicek dan diricek. Semua bisa dilihat secara terbuka dan lurus. Segala sesuatu yang mungkin dalam penghayatan demokrasi tidak ada yang gelap karena demokrasi sudah menjadi cara hidup masyarakat. Cara orang per orang berelasi dalam masyarakat yang luas.

Presiden Amerika, Jimmy Carter mengatakan bahwa kemampuan manusia untuk berbuat adil menyebabkan demokrasi mungkin, kemampuan manusia untuk tidak adil menyebabkan demokrasi perlu. Apa yang dikatakan Carter belum sampai pada penghayatan demokrasi sebagai cara hidup tetapi masih sebagai sistem politik.

Semoga bangsa Indonesia yang sedang menjalankan pemilihan presiden 2024, mencapai penghayatan yang baik dengan demokrasi yang ada sekarang. Kalau penyelenggaraan pemilu yang kelima kalinya ini sukses gilang-gemilang Indonesia berpotensi mencapai negeri adil makmur.

Penulis : Isti Nugroho

Pos terkait